Azyumardi Azra Sebut Politik Identitas Sudah Tak Perlu Dikhawatirkan

Senin, 23 Agustus 2021 - 18:38 WIB
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Profesor Azyumardi Azra. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Profesor Azyumardi Azra mengatakan, terkait persoalan sentimen keagamaan dalam pengaruh demokrasi Indonesia sejatinya banyak diskusi yang membahas tentang politik identitas , khususnya Islamic Political Identity di Indonesia. Namun, persoalan politik identitas itu tak harus dikhwatirkan.

Baca juga: Demokrasi Indonesia Dinilai Masih Diwarnai Politik Identitas



"Khususnya di tahun 2017 dalam Pilkada DKI, yang kemudian melawan dan menentang Ahok kemudian mempromosikan Anies-Sandiaga Uno lalu muncul kelompok 212, saya kira saya berargumen politik indentitas itu tak perlu terlalu dikhawatirkan karena politik identitas 212 itu sudah berantakan, buyar ke sana sini," ujarnya secara virtual, Senin (23/8/2021).

Baca juga: Golkar-PKS Sepakat Tinggalkan Politik Identitas

Menurutnya, para tokoh kelompok 212 itu saat ini saja ada yang masuk ke berbagai partai politik dan ada juga yang tak ikut partai manapun. Maka itu, tak perlu dikhawatirkan bakal mempengaruhi demokrasi Indonesia meskipun masih ada mungkin yang menginginkan membaktikan politik identitas itu.

"Indonesia itu beda dengan negara lain dimana politik identitas itu muncul, misal salah satu faktor kebangkitan politik identitas di beberapa negara Eropa dan Amerika itu karena kesulitan ekonomi, kecuali yang masih betul-betul sehat itu Jerman, kalau yang lainnya itu sudah payah," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!