Amendemen UUD 1945 Diyakini Agenda Elite, Bukan Keinginan Rakyat

Kamis, 19 Agustus 2021 - 13:57 WIB
Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Analis Politik Sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago meyakini bahwa wacana amendemen terbatas UUD 1945 baru-baru ini merupakan agenda elite, bukan keinginan rakyat. Dia menilai para elite itu selalu menjual atas nama rakyat.

"Kondisi model begini lagi sulit-sulitnya bertahan hidup dari kelaparan, bagaimana ceritanya rakyat mau amendemen? urgensinya enggak jelas," kata Pangi kepada SINDOnews, Kamis (19/8/2021).



Maka itu, dia menilai wacana amendemen itu hanya akal-akalan. Walaupun, dia memahami bahwa MPR ingin kembali pertanggungjawaban presiden ke MPR diterima atau ditolak.

Baca juga: Amendemen Terbatas UUD 1945 Bisa Jadi Bola Liar
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!