Menjaga Kesinambungan Pembangunan Riset dan Inovasi Indonesia

Selasa, 10 Agustus 2021 - 17:50 WIB
Dyah Rachmawati Sugiyanto (Foto:Ist)
Dyah R. Sugiyanto

Pranata Humas Madya LIPI/ Sekbid Penelitian Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran



MELAHIRKAN inovasi tidaklah mudah. Seorang pakar strategi inovasi, Cynthia Barton Robe dalam buku “Innovation Killer” (2014) menyatakan bahwa inovasi adalah penerapan sebuah ide yang menghasilkan kemajuan yang berharga. Beberapa rekannya berpendapat bahwa kemajuan dalam inovasi harus ditujukan untuk kemajuan yang dramatis, revolusioner, peningkatan evolusioner, atau modifikasi sederhana. Sejujurnya, terkadang perubahan yang sederhana mampu melahirkan kondisi dramatis. Kondisi seperti itu sangatlah subjektif. Suatu ide bisa saja dilihat sebagai sesuatu yang baru, menakjubkan, dan inovatif bagi sebagian orang. Sebaliknya, sebagian lainnya merasa ide tersebut sudah usang, biasa saja, dan membosankan. Inovasi yang dianggap sebagai sesuatu yang baru juga belum tentu lebih baik dari sekadar berevolusi.

Inovasi dalam dunia penelitian turut membangun reputasi bangsa. Keberhasilan bangsa dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia bukan hanya harus dibuktikan dengan produk hasil riset. Kita sering lupa, merintis ekosistem riset sebagai pondasi penting tata kelola lembaga riset adalah strategi mendasar yang lebih utama untuk melambungkan riset dan inovasi Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!