Sekum PP Muhammadiyah: Waspadai Politisi 'Ikan Lele' di Tengah Pandemi

Kamis, 05 Agustus 2021 - 00:11 WIB
Sekum PP Muhammadiyah Abdul Muti menguingatkan pentingnya mewaspadai politikus ikan lele yang menikmati kekacauan di masa pandemi. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengingatkan perlunya mewaspadai manuver politisi 'ikan lele' di tengah pandemi Covid-19. Menurut dia, buruknya penanganan pandemi tidak hanya disebabkan oleh dampak sosial dan ekonomi semata, tapi juga karena ulah mereka.

Mu'ti menjelaskan, istilah politisi ikan lele ini dipinjamnya dari ungkapan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif untuk menunjuk mereka yang senang tampil memperkeruh suasana dan mengadu domba.



“Saya menyebut politisi ini tidak selalu mereka yang menjadi pengurus partai politik, tetapi orang yang pikirannya selalu mengaitkan berbagai keadaan itu dengan politik, berbagai persoalan dipolitisasi,” jelas Mu’ti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Heboh Prank Akidi Tio, Muhammadiyah Sudah Sumbang Rp1 Triliun Selama Pandemi

Mu'ti menjelaskan, politisi ikan lele itu adalah mereka yang menikmati kehidupannya di tengah keruhnya air. "Sehingga karena itu sekarang ini banyak sekali orang yang berusaha memancing di air keruh dan banyak orang yang tidak sekadar memancing di air keruh tapi juga memperkeruh suasana,” tambahnya.

Mu'ti melanjutkan, umumnya politisi ikan lele adalah mereka yang bersikap partisan dan menggunakan popularitasnya sebagai pendengung. Di setiap kelompok partisan, ia menengarai selalu ada beberapa orang yang mengambil peran sebagai politisi ikan lele.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!