Din Syamsuddin Desak Polisi Hentikan Laporan ke JK Kasus Dugaan Penistaan Agama

Jum'at, 24 April 2026 - 06:40 WIB
loading...
Din Syamsuddin Desak...
Tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin mendesak, agar polisi tidak melanjutkan atau menghentikan laporan polisi dugaan kasus penistaan agama mantan Wapres RI, Jusuf Kalla atau JK. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin mendesak, agar polisi tidak melanjutkan atau menghentikan laporan polisi dugaan kasus penistaan agama mantan Wapres RI, Jusuf Kalla atau JK sebagaimana dilaporkan sejumlah ormas. Sebab hal itu bisa memicu konflik antarumat beragama.

"Pesan saya pada yang mempersoalkan ceramah Pak Jusuf Kalla di Masjid Kampus UGM agar jangan memelintir, saya menjadi saksi pertemuan Malino untuk adanya perdamaian. Kalau ini tidak dihentikan, apalagi jika kepolisian melanjutkannya, tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, ini sungguh akan menimbulkan konflik antara umat beragama," ujarnya pada wartawan, Kamis (23/4/2026).

Din mengaku bersama para tokoh lintas agama, khususnya agama Kristen telah bertemu JK di kediamannya. Mereka merupakan saksi sekaligus orang yang terlibat dalam perjanjian Malino untuk perdamaian atas konflik agama di Poso, Sulawesi dan Ambon, Maluku.

Baca juga: Ketum PGI Minta Masyarakat Tak Termakan Video Ceramah JK yang Dipotong dan Dipelintir

"Pertemuan malam ini menjadi penting karena pertemuan di Malino, Sulawesi untuk perdamaian konflik Poso dan konflik Ambon 2002, 24 tahun lalu yang berhasil menimbulkan kerukunan antaraumat Islam dan umat Kristiani, terakhir ini tercerderai dengan adanya pihak yang bersengaja memelintir pernyataan pak Jusuf Kalla," tuturnya.

Namun, kata dia, perjanjian Malino itu seolah terciderai oleh orang tak bertanggung jawab yang telah memotong dan memelintir video ceramah JK. Tak hanya memelintir, ada juga pihak yang menuduhnya menistakan agama dengan melaporkan JK ke polisi.

Lihat video: ANGKAT BICARA! Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Poso & Maluku, Klarifikasi Ceramah!


"Dan juga mengadukannya ke kepolisian, ini sungguh berbahaya sekali karena dapat menimbulkan luka lama dan juga menimbulkan konflik diantara umat beragama," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Rekomendasi
Didier Deschamps Absen...
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis di Piala Dunia 2026 usai Ibunda Meninggal Dunia
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Daftar 25 Pemain Timnas...
Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan Malaysia
Berita Terkini
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Infografis
Tersandung Kasus Dugaan...
Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan, MU Lepas Mason Greenwood
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved