Peran PLTS Terapung Cirata dalam Pencapaian Zero Carbon

Rabu, 04 Agustus 2021 - 15:53 WIB
Komitmen PLN itu diwujudkan dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu dan Tenaga Surya, dan Tenaga Listrik Atap (Rooftop). PLN juga telah mengembangkan berbagai inovasi terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang menggunakan batu bara, sehingga PLTU-PLTU itu menghasilkan listrik yang lebih ramah lingkungan.

Baru-baru ini PLN juga membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata, yang pertama dibangun di Indonesia. PLTS Terapung Cirata merupakan PLTS Terapung terbesar di ASEAN, dengan kapasitas 145 MWAc, yang akan beroperasi komersial (Commercial Operation Date) pada November 2022.

Pada saat PLTS Terapung Cirata beroperasi, PLN akan ikut berperan dalam pencapaian target EBT dalam bauran energi nasional sebesar 23% pada 2025 dan zero carbon pada 2050.

Mengingat sektor kelistrikan termasuk penyumbang carbon emission yang cukup besar, PLN dituntut untuk tetap konsisten dan terus-menerus dalam menerapkan berbagai langkah strategis untuk mencapai 100% EBT bagi seluruh pembangkit listrik. Dengan pencapaian itu, tidak diragukan lagi PLN akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian zero carbon di Indonesia pada 2050, sesuai dengan Paris Agreements.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!