Soal Presiden Tiga Periode, Pengamat Ini Singgung Safety Player

Selasa, 22 Juni 2021 - 21:33 WIB
Wacana presiden tiga periode kembali muncul seiring munculnya Relawan Jokpro 2024 yang menduetkan Joko Widodo (Jokowi)-Prabowo Subianto. Ilustrasi/Dok SINDOnews
JAKARTA - Wacana presiden tiga periode kembali muncul seiring munculnya Relawan Jokpro 2024 yang menduetkan Joko Widodo (Jokowi)-Prabowo Subianto. Sejumlah politisi dari berbagai parpol bersuara menolak wacana itu. Tapi, ada juga yang dinilai menjadi 'safety player'.

Menurut pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Robi Nurhadi, saat ini banyak orang-orang di bawah Jokowi tidak berani ngomong tegas menolak presiden tiga periode. Di sisi lain, orang-orang ini juga ingin berkuasa. Dia mengistilahkannya sebagai safety player. "Banyak sekali (safety player). Itu akan jadi bom waktu lahirnya perang bubat dalam konteks demokrasi," ujarnya kepada SINDOnews, Selasa (22/6/2021).



Robi juga mengatakan, kelompok reformis mesti terus menyuarakan agar masa jabatan presiden tetap dua periode, sesuai dengan UUD 1945. "Kalau kepentingannya Indonesia mestinya menyuarakan itu, lain lagi kalau kepentingannya jadi menteri atau komisaris," katanya.

Baca juga: Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid Sebut Tak Ada Pembahasan dan Lobi-Lobi Soal Presiden Tiga Periode
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!