IDI: Varian Delta Turunkan Efektivitas Vaksin COVID-19 hingga 33%
Selasa, 15 Juni 2021 - 11:44 WIB
Oleh karena itu, Zubairi meminta agar waspada agar tidak bernasib sama seperti India yang mengalami tsunami Covid-19. "Kita sekarang harus amat sangat waspada karena kita sedang bernasib sama seperti di India di awal, artinya membahayakan banget," katanya.
"India kan kasusnya melonjak karena abai, bahasanya komplasensi artinya mulai tidak peduli, mirip juga seperti di Taiwan, di mana orang-orang di sana merasa tidak mungkin tertular karena mereka lockdown di awal, sehingga abai dan karena itu muncul banyak," kata Zubairi.
Baca juga: Waspada! Virus Covid-19 Varian Delta Bermutasi Bentuk Varian Delta Plus
Zubairi pun meminta kepada masyarakat agar tidak merasa percaya diri bisa tertular Covid-19 meski sudah divaksin. "Nah, di kita juga sama. Kita tahu bahwa orang-orang yang sudah divaksinasi merasa PD (percaya diri) tidak bisa tertular, meski sudah divaksinasi dua kali, tolong tetap disiplin protokol kesehatan karena kita masih bisa berpotensi terinfeksi," katanya.
"India kan kasusnya melonjak karena abai, bahasanya komplasensi artinya mulai tidak peduli, mirip juga seperti di Taiwan, di mana orang-orang di sana merasa tidak mungkin tertular karena mereka lockdown di awal, sehingga abai dan karena itu muncul banyak," kata Zubairi.
Baca juga: Waspada! Virus Covid-19 Varian Delta Bermutasi Bentuk Varian Delta Plus
Zubairi pun meminta kepada masyarakat agar tidak merasa percaya diri bisa tertular Covid-19 meski sudah divaksin. "Nah, di kita juga sama. Kita tahu bahwa orang-orang yang sudah divaksinasi merasa PD (percaya diri) tidak bisa tertular, meski sudah divaksinasi dua kali, tolong tetap disiplin protokol kesehatan karena kita masih bisa berpotensi terinfeksi," katanya.
(abd)
Lihat Juga :