Legislator PPP Sebut Sekolah Swasta Kena Pajak Beratkan Orang Tua Siswa
Jum'at, 11 Juni 2021 - 19:08 WIB
Anggota Komisi X DPR Illiza Saaduddin Djamal menyayangkan rencana pemerintah yang akan memungut PPN pada jasa pendidikan, seperti tertuang dalam draf. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI, Illiza Sa'aduddin Djamal mengaku sangat menyayangkan rencana pemerintah yang akan memungut pajak pertambahan nilai (PPN) pada jasa pendidikan, seperti tertuang dalam draf Rancangan Undang-Undang Revisi UU Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
Baca juga: Politikus Gerindra Nilai Pajak Sekolah Tidak Etis dan Rawan Digugat ke MK
Menurut Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, rencana pemerintah itu akan memberatkan lembaga pendidikan swasta seperti Paud, Perguruan Tinggi dan bimbingan belajar (Bimbel). "Di mana lembaga-lembaga tersebut notabene kesulitan dalam pembiayaan pendidikan," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/6/2021).
Selain itu, dia menilai penerapan PPN di sekolah swasta juga akan memberatkan para orang tua siswa. "Karena akan berdampak pada kenaikan biaya pendidikan di sekolah swasta," ujarnya.
Baca juga: Politikus Gerindra Nilai Pajak Sekolah Tidak Etis dan Rawan Digugat ke MK
Menurut Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, rencana pemerintah itu akan memberatkan lembaga pendidikan swasta seperti Paud, Perguruan Tinggi dan bimbingan belajar (Bimbel). "Di mana lembaga-lembaga tersebut notabene kesulitan dalam pembiayaan pendidikan," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/6/2021).
Selain itu, dia menilai penerapan PPN di sekolah swasta juga akan memberatkan para orang tua siswa. "Karena akan berdampak pada kenaikan biaya pendidikan di sekolah swasta," ujarnya.
Lihat Juga :