Bertemu Kabareskrim, UAH Keluhkan Narasi Adu Domba di Media Sosial

Jum'at, 11 Juni 2021 - 16:23 WIB
Kabarekrim Komjen Pol Agus Andrianto menyampaikan tentang bagaimana kesalahpahaman sering terjadi di tengah-tengah masyarakat akibat pihak-pihak tertentu yang mencitrakan negatif kepada satu sama lain. Termasuk kepolisian. "Padahal polisi pasti bergerak dan bertindak berdasarkan objektivitas," ujarnya.

Di tengah segala kisruh yang ada, kata dia, rasanya negara memang perlu hadir untuk menjadi penengah yang arif. Namun dia meminta jangan menghakimi dan mencurigai negara. Sebab, pada dasarnya yang mengikat semua adalah undang-undang dan koridor hukum yang berlaku.

“Sinergi yang baik antar semua pihak adalah sesuatu yang paling dibutuhkan bangsa hari ini. Semua harus bergerak pada satu tujuan mulia yang sama, berkolaborasi dalam satu frekuensi kebaikan yang sama, terhubung satu sama lain dengan jembatan rasa yang sama, yakni rasa cinta pada bangsa dan negara ini," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, belakangan ini UAH berencana melaporkan akun-akun media sosial yang memfitnah dirinya soal donasi untuk Palestina. UAH dipertanyakan soal akuntabilitas dalam mengumpulkan hingga menyalurkan donasi Rp30,8 miliar itu. Namun, sampai saat ini, belum diketahui apakah laporan itu sudah dibuat UAH atau belum.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!