Bertemu Kabareskrim, UAH Keluhkan Narasi Adu Domba di Media Sosial

Jum'at, 11 Juni 2021 - 16:23 WIB
loading...
Bertemu Kabareskrim,...
Ustaz Adi Hidayat (UAH) menemui Kabareskrim Komjen Pol Agus Indrianto di ruang kerjanya, Jumat (11/6/2021). Foto/SINDOnews/bima setiyadi
A A A
JAKARTA - Ustaz Adi Hidayat (UAH) menemui Kabareskrim Komjen Pol Agus Indrianto di ruang kerjanya, Jumat (11/6/2021). Di depan Komjen Agus, UAH mengeluhkan banyak pihak yang ingin memecah belah bangsa dengan menciptakan narasi-narasi adu domba di media sosial.

Didampingi oleh Fahd Pahdepie dan James Martin dari Amanat Institute serta tim pengacara, UAH diterima oleh Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto. Dalam pertemuann tersebut mereka diskusi seputar perkembangan dan dinamika sosial, hukum dan kebangsaan di Tanah Air. Baca juga: Komisi III Dukung Ustaz Adi Hidayat Polisikan Pelaku Fitnah Dana Bantuan Palestina

Pertemuan yang berlangsung kurang lebih 1 jam tersebut, UAH turut menyampaikan keprihatinan mendalam kepada Kabareskrim dimana saat ini pemerintah tengah menangani berbagai masalah terutama dalam menghadapi Pandemi Covid-19 dan masalah sosial ekonomi saat ini, banyak pihak-pihak yang kerap menjadikan situasi yang darurat ini sebagai momentum untuk memecah belah bangsa baik dengan menciptakan narasi-narasi adu domba di media sosial. Baca juga: Sekum PP Muhammadiyah: Wajar Jika Ustaz Adi Hidayat Laporkan Eko Kuntadhi ke Polisi

UAH pun menyatakan kerap menjadi korban fitnah para pegiat medsos yang tujuannya hanya mencari sensasi saja bahkan lebih dari itu menciptakan kegaduhan nasional dengan ucapan yang tidak sesuai fakta dan berujung fitnah. "Saya rasa peran Bareskrim Polri sudah sangat besar dalam menangani permasalahan sosial yang dapat berimbas ke masalah hukum. Kami siap memberikan dukungan kepada Mabes Polri dalam rangka sosialisasi kebijakan Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia baik melalui media dawah dan pembinaan yang tepat sasaran," kata UAS usai pertemuan tersebut.

Kabarekrim Komjen Pol Agus Andrianto menyampaikan tentang bagaimana kesalahpahaman sering terjadi di tengah-tengah masyarakat akibat pihak-pihak tertentu yang mencitrakan negatif kepada satu sama lain. Termasuk kepolisian. "Padahal polisi pasti bergerak dan bertindak berdasarkan objektivitas," ujarnya.

Di tengah segala kisruh yang ada, kata dia, rasanya negara memang perlu hadir untuk menjadi penengah yang arif. Namun dia meminta jangan menghakimi dan mencurigai negara. Sebab, pada dasarnya yang mengikat semua adalah undang-undang dan koridor hukum yang berlaku.

“Sinergi yang baik antar semua pihak adalah sesuatu yang paling dibutuhkan bangsa hari ini. Semua harus bergerak pada satu tujuan mulia yang sama, berkolaborasi dalam satu frekuensi kebaikan yang sama, terhubung satu sama lain dengan jembatan rasa yang sama, yakni rasa cinta pada bangsa dan negara ini," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, belakangan ini UAH berencana melaporkan akun-akun media sosial yang memfitnah dirinya soal donasi untuk Palestina. UAH dipertanyakan soal akuntabilitas dalam mengumpulkan hingga menyalurkan donasi Rp30,8 miliar itu. Namun, sampai saat ini, belum diketahui apakah laporan itu sudah dibuat UAH atau belum.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Isu Kapolri Tak Loyal...
Isu Kapolri Tak Loyal ke Presiden, Lemkapi: Ada Upaya Adu Domba
Waspada Seruan Fanatisme...
Waspada Seruan Fanatisme Agama Sarat Politisasi dan Adu Domba
Gaya Koboi Purbaya Disukai...
Gaya Koboi Purbaya Disukai Masyarakat, Pegiat Medsos Ungkap Penyebabnya
Dianggap Gagalkan Status...
Dianggap Gagalkan Status Darurat Militer, Pegiat Media Sosial Ferry Irwandi Diteror Akun Anonim
Presiden Prabowo: Jangan...
Presiden Prabowo: Jangan Kita Mau Terus Diadu Domba
Warga Jaga Warga, Jangan...
Warga Jaga Warga, Jangan Terjebak Divide et Impera
Hukum Mengucapkan Selamat...
Hukum Mengucapkan Selamat pada Perayaan Agama Lain, Begini Kata Ustaz Adi Hidayat
Guru Besar UIN Syekh...
Guru Besar UIN Syekh Nurjati: Waspadai Politik Adu Domba Berkedok Agama di Medsos
Profil Dokter Tifa,...
Profil Dokter Tifa, Pegiat Media Sosial yang Pernah Ramal AHY Jadi Presiden 2029
Rekomendasi
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Belum Move On, Aji Darmaji...
Belum Move On, Aji Darmaji Tak Kuat Lihat Rumah Lama dengan Mpok Alpa di Ciganjur
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Berita Terkini
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved