Operasi Penyekatan Jalur oleh Polri Dinilai Hindarkan Ledakan Kasus Corona
Rabu, 02 Juni 2021 - 12:51 WIB
Irfaan menilai, selama Operasi Ketupat berjalan lancar dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Bahkan dia menilai upaya penyekatan yang dilakukan oleh Korlantas Polri mampu membendung lonjakan penyebaran virus Corona.
"Selama Operasi Ketupat 2021 seperti tahun lalu. Tahun ini pun personel Korlantas Polri berjuang keras mencegah lonjakan Covid-19 dengan penyekatan di banyak titik selama 24 jam penuh," ujarnya.
"Berdasarkan laporan laporan Satgas Covid-19 yang menunjukkan bahwa kasus positif Covid-19 bertambah 4.824 kasus pada Selasa (1/6/2021). Padahal kasus harian pernah mencapai 15 ribuan. Ini membuktikan bahwa proses penyekatan untuk membendung pemudik relatif berhasil dan dapat dikendalikan dengan baik," tambahnya.
Menurutnya, upaya krusial lain yang dilaksanakan oleh Korlantas Polri adalah swab antigen kepada 357.883 orang secara acak dan yang kedapatan positif sebanyak 1.466 orang.
"Swab antigen on the spot kepada para pemudik saat penyekatan oleh Korlantas Polri bekerja sama dengan tenaga kesehatan mampu memutus rantai penyebaran sehingga Covid-19 tidak nyampai di daerah. Swab tes yg dilakukan petugas Polri di Pos penyekatan juga menunjukkan peran sebagai Satgas Penanganan Covid-19," tegas Irfaan.
Meski Operasi Ketupat juga Operasi Penyekatan telah berakhir, untuk menekan penyebaran Covid-19, JAMMI memuji Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono yang tetap memerintahkan personelnya melaksanakan monitoring, pengendalian mobilitas masyarakat pada hari-hari libur di daerah lokasi wisata dan juga penerapan di PPKM Mikro dan zona-zona merah.
"Selama Operasi Ketupat 2021 seperti tahun lalu. Tahun ini pun personel Korlantas Polri berjuang keras mencegah lonjakan Covid-19 dengan penyekatan di banyak titik selama 24 jam penuh," ujarnya.
"Berdasarkan laporan laporan Satgas Covid-19 yang menunjukkan bahwa kasus positif Covid-19 bertambah 4.824 kasus pada Selasa (1/6/2021). Padahal kasus harian pernah mencapai 15 ribuan. Ini membuktikan bahwa proses penyekatan untuk membendung pemudik relatif berhasil dan dapat dikendalikan dengan baik," tambahnya.
Menurutnya, upaya krusial lain yang dilaksanakan oleh Korlantas Polri adalah swab antigen kepada 357.883 orang secara acak dan yang kedapatan positif sebanyak 1.466 orang.
"Swab antigen on the spot kepada para pemudik saat penyekatan oleh Korlantas Polri bekerja sama dengan tenaga kesehatan mampu memutus rantai penyebaran sehingga Covid-19 tidak nyampai di daerah. Swab tes yg dilakukan petugas Polri di Pos penyekatan juga menunjukkan peran sebagai Satgas Penanganan Covid-19," tegas Irfaan.
Meski Operasi Ketupat juga Operasi Penyekatan telah berakhir, untuk menekan penyebaran Covid-19, JAMMI memuji Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono yang tetap memerintahkan personelnya melaksanakan monitoring, pengendalian mobilitas masyarakat pada hari-hari libur di daerah lokasi wisata dan juga penerapan di PPKM Mikro dan zona-zona merah.
Lihat Juga :