Satgas Klaim Lonjakan Covid-19 Pasca Lebaran 2021 Menurun dari 2020
Selasa, 01 Juni 2021 - 14:56 WIB
Baca juga: Meski Sudah Divaksin Corona 2 Kali, Gubernur Aceh Nova Iriansyah Positif COVID-19
Wiku mengatakan jika dilihat lebih dalam lagi pada tingkat provinsi, dari dilihat kenaikan kasus positif tertinggi dalam persen pada 2 minggu pasca Idul Fitri tahun 2020 lalu, provinsi Jawa Tengah mengalami kenaikan hingga 368%, disusul Sulawesi Selatan yang naik hingga 280%, kemudian Kalimantan Selatan naik 99%, Jawa Timur naik 45%, dan DKI Jakarta naik 33,2%.
“Sedangkan jika dibandingkan dengan perkembangan tingkat provinsi pada dua minggu pasca Idul Fitri tahun 2021 ini, kenaikan pangkat positif tertinggi dalam persen juga diduduki oleh provinsi Jawa Tengah. Namun dengan tingkat kenaikan yang berbeda yaitu di tahun ini sebesar 103,2%. Kemudian disusul oleh Kepulauan Riau yang sebesar 103%, kemudian Riau naik 69% dan DKI Jakarta naik 49,5% dan Jawa Barat naik 25%,” ungkap Wiku.
Wiku mengatakan data perbandingan ini menunjukkan bahwa dampak mudik pada kenaikan kasus yang ditimbulkan dua minggu pasca Idul Fitri di tahun ini, tidak setinggi pada Idul Fitri 2020 lalu. “Bahkan pada kematian di tahun ini mengalami penurunan pasca Idul Fitri,” paparnya.
Baca juga: Warga Satu RT di Kudus 11 Positif COVID-19 dan 1 Meninggal Dunia, Ganjar: Lockdown!
Wiku mengatakan jika dilihat lebih dalam lagi pada tingkat provinsi, dari dilihat kenaikan kasus positif tertinggi dalam persen pada 2 minggu pasca Idul Fitri tahun 2020 lalu, provinsi Jawa Tengah mengalami kenaikan hingga 368%, disusul Sulawesi Selatan yang naik hingga 280%, kemudian Kalimantan Selatan naik 99%, Jawa Timur naik 45%, dan DKI Jakarta naik 33,2%.
“Sedangkan jika dibandingkan dengan perkembangan tingkat provinsi pada dua minggu pasca Idul Fitri tahun 2021 ini, kenaikan pangkat positif tertinggi dalam persen juga diduduki oleh provinsi Jawa Tengah. Namun dengan tingkat kenaikan yang berbeda yaitu di tahun ini sebesar 103,2%. Kemudian disusul oleh Kepulauan Riau yang sebesar 103%, kemudian Riau naik 69% dan DKI Jakarta naik 49,5% dan Jawa Barat naik 25%,” ungkap Wiku.
Wiku mengatakan data perbandingan ini menunjukkan bahwa dampak mudik pada kenaikan kasus yang ditimbulkan dua minggu pasca Idul Fitri di tahun ini, tidak setinggi pada Idul Fitri 2020 lalu. “Bahkan pada kematian di tahun ini mengalami penurunan pasca Idul Fitri,” paparnya.
Baca juga: Warga Satu RT di Kudus 11 Positif COVID-19 dan 1 Meninggal Dunia, Ganjar: Lockdown!
Lihat Juga :