Komnas KIPI Tegaskan Vaksin AstraZeneca Aman, Semua Berbasis Data

Jum'at, 28 Mei 2021 - 07:38 WIB
Khusus untuk AstraZeneca pemerintah telah menyediakan nomor hotline di kartu vaksinasi yang bisa dihubungi 7 hari/24 jam. “Gejala-gejala yang harus diperhatikan adalah sakit kepala yang hebat, yang tidak membaik dengan obat biasa, kemudian penglihatan kabur, sesak napas, sakit perut, pembengkakan tungkai, itu lebih baik segera melapor untuk diobati atau diberi petunjuk rujukan atau tidak sehingga tidak terjadi kejadian yang fatal,” terang Hindra lebih lanjut.

Hindra juga menambahkan bahwa data di beberapa negara yang telah melaksanakan program vaksinasi kini terjadi angka penurunan kesakitan dan angka kematian akibat COVID-19.

Hindra menyarankan kepada masyarakat untuk berbagi pengalaman vaksinasi untuk meyakinkan sesame masyarakat bahwa vaksin ini aman, “Masyarakat yang belum divaksin, silahkan menghubungi sahabat, keluarga, teman, atau tetangga yang sudah divaksin, baik Sinovac ataupun AstraZeneca. Tanyakan pengalaman mereka, apa yang terjadi setelah divaksinasi sehingga, bisa meyakinkan masyarakat yang belum divaksin, bahwa vaksin itu aman,” tegasnya.

“Jadi, lebih baik divaksinasi daripada tidak divaksinasi. Vaksin yang terbaik adalah dengan vaksin yang tersedia pada waktu kita hendak divaksinasi,” tutup Hindra. Baca juga: Jamaah Haji RI Tak Bisa ke Tanah Suci Terkendala Jenis Vaksin, Bio Farma Usul Pakai Astrazeneca

Apalagi, vaksin AstraZeneca merupakan salah satu vaksin yang paling banyak digunakan di dunia. Efektivitas vaksin ini terbukti menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19 di negara dengan cakupan vaksinasinya tinggi seperti di Eropa dan Amerika.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!