Israel Sasar Perempuan dan Anak, Legislator PKS: Ini Kejahatan Kemanusiaan!

Senin, 17 Mei 2021 - 13:00 WIB
Mufida mengatakan perjuangan kaum ibu dan perempuan di Palestina juga berlipat ganda pada saat serangan terjadi. Para ibu pada saat serangan pasti mengalami kondisi mencekam tapi pada saat bersamaan harus tetap menenangkan anak-anak.

Terlebih sebelumnya, Palestina juga harus berjuang menghadapi Pandemi Covid-19 dengan berbagai keterbatasan dan kesulitannya. Apalagi kaum perempuan adalah salah satu yang rentan terpapar Covid-19.

"Kami mendapat cerita dari kolega di Palestina bagaimana kaum ibu tidak bisa istirahat, tetap di rumah dengan suasana mencekam. Tapi pada saat Idul Fitri harus tetap memberikan hiburan bagi anak-anaknya agar situasi ini tidak menimbulkan trauma. Mereka berjuang sendirian di rumah-rumah," katanya.

Dia melanjutkan, sungguh para Ibu di Palestina adalah ibu-ibu yang tangguh. Tetap tegar menghadapi situasi buruk serangan kejam. "Bahkan tersenyum bahagia jika putranya syahid di medan perang. Betapa mulia derajat kaum perempuan dan ibu di Palestina. Semoga semakin menguat pembelaan dunia untuk Palestina. #WeStandWithPalestine

#SaveWomenChildrenPalestine," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!