Ke Markas Komando Marinir, Menko Airlangga Apresiasi Dedikasi TNI dalam Penanganan COVID-19
Jum'at, 07 Mei 2021 - 15:49 WIB
Pada kesempatan tersebut Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi yang besar kepada TNI dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan COVID-19. Berkat sinergi yang terjalin, hasilnya saat ini kasus aktif COVID-19 di Indonesia dapat ditekan.
Meski demikian, Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena pandemi belum usai. Kurva kasus aktif COVID-19 melandai sejak penerapan PPKM Mikro 9 Februari lalu hingga saat ini.
Penerapannya terus diperkuat dan diperluas ke 30 Provinsi. Namun demikian, dalam dua minggu terakhir jumlah kasus aktif COVID-19 nasional relatif tertahan di kisaran 100.000 kasus per hari. Hal ini berarti jumlah penambahan kasus baru relatif berimbang dengan jumlah kesembuhan.
"Upaya menekan kasus COVID-19 ini harus terus dilakukan dengan kedisiplinan kita menegakkan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan), dan semaksimal mungkin menjauhi kerumunan. Meskipun sudah menjalani vaksinasi, namun jangan sampai kendor," kata Menko Airlangga.
Selanjutnya, Mayjen Suhartono mengatakan bahwa prajurit Korps Marinir mempunyai tingkat kerawanan yang cukup tinggi untuk dapat tertular COVID-19. Hal ini disebabkan oleh keterlibatan para prajurit secara langsung dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Kegiatan tersebut antara lain pendisiplinan PPKM, penanggulangan bencana dan penanganan berbagai kerusuhan massa.
Meski demikian, Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena pandemi belum usai. Kurva kasus aktif COVID-19 melandai sejak penerapan PPKM Mikro 9 Februari lalu hingga saat ini.
Penerapannya terus diperkuat dan diperluas ke 30 Provinsi. Namun demikian, dalam dua minggu terakhir jumlah kasus aktif COVID-19 nasional relatif tertahan di kisaran 100.000 kasus per hari. Hal ini berarti jumlah penambahan kasus baru relatif berimbang dengan jumlah kesembuhan.
"Upaya menekan kasus COVID-19 ini harus terus dilakukan dengan kedisiplinan kita menegakkan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan), dan semaksimal mungkin menjauhi kerumunan. Meskipun sudah menjalani vaksinasi, namun jangan sampai kendor," kata Menko Airlangga.
Selanjutnya, Mayjen Suhartono mengatakan bahwa prajurit Korps Marinir mempunyai tingkat kerawanan yang cukup tinggi untuk dapat tertular COVID-19. Hal ini disebabkan oleh keterlibatan para prajurit secara langsung dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Kegiatan tersebut antara lain pendisiplinan PPKM, penanggulangan bencana dan penanganan berbagai kerusuhan massa.
Lihat Juga :