Pekerja Migran Dites PCR dan Divaksin, Jadi Bukti Negara Hadir
Kamis, 06 Mei 2021 - 16:05 WIB
"Hal tersebut menjadi tambahan bukti, bahwa pemerintah sangat menghargai fungsi, peran dan keberadaan PMI dalam pembangunan ekonomi negara kita," tambahnya.
Baca juga: Tak Serius Sikat Cikeas, Gugatan Kubu Moeldoko Dinyatakan Gugur
Menurut Anam, sikap KSP yang memberikan perhatian kepada PMI tersebut wajar dilakukan para pengemban amanah pemerintahan yang sadar akan peran-peran setiap anak bangsa dalam memberikan pengabdian dan peran serta mereka kepada bangsa.
"Hanya mungkin selama ini kita jarang melihat sikap-sikap kenegarawanan seperti itu, sehingga apa yang dilakukan KSP menjadi terkesan mengistimewakan para PMI," kata Anam.
Tetapi kata Anam, kalau pun KSP memberikan keistimewaan kepada para pekerja migran, sebenarnya hal itu pun wajar juga. “Bagaimana mungkin negara tidak berterima kasih, dengan memberi mereka perhatian dan bantuan yang diperlukan, manakala sumbangan mereka untuk devisa negara pun sangat tinggi?” kata dia.
Anam menyatakan, selama 2020 saja negara telah memperoleh cadangan devisa hingga Rp159,6 triliun sebagai sumbangan dari aktivitas ekonomi para pekerja migran.
Jadi kata dia, kalau pun pada pernyataannya Moeldoko menegaskan bahwa sewajarnya pemerintah memberikan perhatian dan dalam istilah Moeldoko, menghamparkan karpet merah kepada mereka, hal itu masih dalam batas yang sangat wajar.
Baca juga: Tak Serius Sikat Cikeas, Gugatan Kubu Moeldoko Dinyatakan Gugur
Menurut Anam, sikap KSP yang memberikan perhatian kepada PMI tersebut wajar dilakukan para pengemban amanah pemerintahan yang sadar akan peran-peran setiap anak bangsa dalam memberikan pengabdian dan peran serta mereka kepada bangsa.
"Hanya mungkin selama ini kita jarang melihat sikap-sikap kenegarawanan seperti itu, sehingga apa yang dilakukan KSP menjadi terkesan mengistimewakan para PMI," kata Anam.
Tetapi kata Anam, kalau pun KSP memberikan keistimewaan kepada para pekerja migran, sebenarnya hal itu pun wajar juga. “Bagaimana mungkin negara tidak berterima kasih, dengan memberi mereka perhatian dan bantuan yang diperlukan, manakala sumbangan mereka untuk devisa negara pun sangat tinggi?” kata dia.
Anam menyatakan, selama 2020 saja negara telah memperoleh cadangan devisa hingga Rp159,6 triliun sebagai sumbangan dari aktivitas ekonomi para pekerja migran.
Jadi kata dia, kalau pun pada pernyataannya Moeldoko menegaskan bahwa sewajarnya pemerintah memberikan perhatian dan dalam istilah Moeldoko, menghamparkan karpet merah kepada mereka, hal itu masih dalam batas yang sangat wajar.
Lihat Juga :