Puasa, Sedekah, THR, dan Pemulihan Ekonomi

Senin, 03 Mei 2021 - 06:18 WIB
THR Stimulus Pemulihan Ekonomi

Di tengah kebijakan larangan mudik untuk Lebaran tahun ini, namun tunjangan hari raya (THR) masih tetap menjadi sesuatu yang dinanti di akhir Ramadan. Tak sedikit para karyawan, baik di sektor swasta maupun pemerintah, menantikan momen tersebut. Khusus bagi pegawai negeri sipil (PNS), Menteri Keuangan telah mengabarkan bahwa pencairan THR bagi PNS tahun ini tidak diberikan secara penuh. Pemerintah hanya mencairkan THR PNS sebesar gaji pokok dan beberapa tunjangan melekat saja, tidak termasuk tunjangan kinerja (tukin). Tak mudah bagi pemerintah untuk mengambil langkah tersebut, namun di sisi lain beban yang dipikul oleh APBN saat ini juga cukup berat untuk menstimulus program PEN. Hingga kini masih terdapat beberapa pos anggaran yang harus dibiayai oleh APBN sehingga menyebabkan anggaran terbatas di antaranya program Kartu Prakerja yang meningkat menjadi Rp 20 triliun, bantuan/subsidi kuota internet untuk pelajar–pengajar, Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), serta imbal jasa penjaminan UMKM. Kondisi pandemi yang belum usai masih membutuhkan dana yang tak sedikit dari anggaran APBN untuk penanganan sekaligus pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Pro dan kontra dalam sebuah kebijakan lumrah terjadi. Meski tak penuh, namun THR yang diberikan kepada seluruh PNS di Indonesia diharapkan dapat berdampak positif bagi perputaran roda ekonomi. Besar harapan pemerintah agar THR bisa segera dibelanjakan (terutama untuk produk dalam negeri) sehingga dapat meningkatkan konsumsi yang selanjutnya berdampak positif bagi perekonomian. Selain itu, sebagai umat muslim, menyisihkan THR untuk membayar zakat pun perlu dilakukan sebagai kewajiban umat Islam. Selain zakat, di bulan Ramadan dan Idul Fitri yang penuh berkah ini juga dapat dijadikan momen untuk memperbesar amal ibadah melalui sedekah. Sesungguhnya meraih rida Allah SWT adalah sebuah tujuan utama kita dalam melakukan ibadah. Jika Allah telah rida kepada kita, maka kita akan senantiasa meraih kasih sayangnya dengan sifat Rahman dan Rahim-Nya. Limpahan pahala akan senantiasa Allah berikan kepada orang-orang yang melakukan ibadah dengan ikhlas. Limpahan pahala juga Allah janjikan kepada orang-orang yang bersedekah. Semoga.
(war)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!