Puasa, Sedekah, THR, dan Pemulihan Ekonomi

Senin, 03 Mei 2021 - 06:18 WIB
Puasa, Sedekah, THR, dan Pemulihan Ekonomi
Candra Fajri Ananda

Staf Ahli Kementerian Keuangan RI



Marhaban YaaRamadhan,selamat datang wahai bulan Ramadan, bulan yang dinantikan umat Islam karena di dalamnya bertabur rahmat, ampunan, dan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Bagi umat Islam, ibadah puasa Ramadan merupakan salah satu dari rukun atau kewajiban. Perintah berpuasa ini tertera dalam surah al-Baqarah ayat 185: “Barangsiapa di antara kamu yang menyaksikan bulan (Ramadan), maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu”. Banyak hal yang bisa kita dapatkan dari berpuasa. Ada berjuta hikmah puasa Ramadan bagi kesehatan dan rohani seseorang. Selain mengatur diri untuk tidak makan dan minum, berpuasa juga bisa melatih kita untuk sabar dan tenang. Hal tersebut tak lain disiapkan oleh Allah SWT untuk meningkatkan derajat ketakwaan manusia.

Waktu terus bergulir, tanpa terasa bulan Ramadan telah melewati setengah perjalanannya. Menjelang hari-hari penghujung Ramadan, Rasulullah SAW menganjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan saleh seperti salat sunah dan tilawah Alquran, amalan zakat, infak, dan sedekah merupakan ladang pahala besar yang bisa didapatkan oleh setiap Muslim. Dalam Islam, hakikatnya kepemilikan harta adalah milik Allah SWT, manusia hanya pemilik sementara dari harta yang ada di dunia. Sebagaimana yang Allah SWT firmankan dalam surat al-Hasyr ayat tujuh bahwa harta tidak boleh berkumpul pada suatu golongan, untuk itu pendistribusian harta mutlak harus dilakukan agar tidak terjadi kesenjangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!