Kemendikbud dan Kemenristek Digabung, Bagaimana Nasib Bambang dan Nadiem?

Rabu, 14 April 2021 - 06:19 WIB
Terkait posisi menteri di Kementerian Investasi, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) menyebut nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia. Akan tetapi, segala keputusan, sambungnya meruoakan hak prerogatif dari Presiden Jokowi.

"Kelihatannya masih Bahlil, karena kan Bahlil saat ini Kepala BKPN. Dia naik jadi Menteri investasi. Tapi apapun itu, tetap keputusan ada di tangan Presiden Jokowi," tuturnya. Baca juga: Kritik Kapasitas Menteri Jokowi, Politikus Golkar Singgung Nadiem Makarim

Ketika ditanyakan lebih lanjut soal pernyataan Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer yang menyebut sedikitnya lima menteri Kabinet Indonesia Maju yang layak diganti, Ujang mengaku heran. Pasalnya, salah satu nama yakni Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kemungkinan besar tidak akan diganti.

Dia menilai Presiden enggan mencopot Pratikno dari jabatan tersebut. Hal itu dikarenakan, Pratikno merupakan orang kepercayaan atau tangan kanan eks Wali Kota Surakarta tersebut.

Selain Pratikno, empat menteri lainnya yang perlu di-reshuffle antara lain Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menkominfo Jhonny G. Plate, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!