Kritik Kapasitas Menteri Jokowi, Politikus Golkar Singgung Nadiem Makarim

Sabtu, 10 April 2021 - 14:47 WIB
loading...
Kritik Kapasitas Menteri...
Politikus Partai Golkar, Andi Harianto Sinulingga Presiden Jokowi tahu soal oligarki politik yang ada di pemerintahannya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Golkar, Andi Harianto Sinulingga tak bisa memungkiri bahwa istilah oligarki politik saat ini cukup populer dan menyasar kepada pemerintahan Jokowi. Andi mengaku percaya bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) orang baik yang memiliki espektasi besar memperbaiki negeri ini, tapi dia berada di situasi oligarki yang juga dialami negara-negara lain.

"Dulu namanya bukan oligarki, tapi disebut mafia, orang-orang yang membajak vitamin-vitamin pemerintahan yang harusnya di deliver ke masayarakat, tetapi dibajak oleh para elite pemilik modal yang kita kenal sekarang dengan oligarki dan dulu kita sebut sebagai mafia. Nah, ini dalam pandangan publik, para pengamat, dan saya juga melihat ini tidak terselesaikan dengan baik," ungkapnya dalam diskusi Polemik MNC secara virtual, Sabtu (10/4/2021). Baca juga: Politikus Golkar: Periode Kedua Pemerintahan Ini Terlalu Kental Politiknya

Andi pun mengaku yakin Presiden Jokowi tahu soal oligarki politik yang ada di pemerintahannya. Namun, dia hanya ingin Jokowi bisa mengurangi hal tersebut agar pemerintahan berjalan lebih efektif. "Kita percaya Pak Jokowi baik, kita percaya niatnya baik. Yang kita ingin lihat actionnya. Apakah mampu atau tidak dibantu oleh kekuatan-kekuatan politik yang mayoritas di parlemen," ujarnya. Baca juga: PKS Nilai Penggabungan Kemendikbud-Ristek Jadi Langkah Mundur

Andi kemudian tak ingin menggeneralisir kondisi itu dengan penempatan elite-elite partai yang ada di kabinet. Hanya saja, dia melihat banyak elite di kabinet yang kurang kapabel dan memiliki kapasitas di bidangnya. "Misalnya, saya sebut Menteri Pendidikan. Nadiem itu orang cerdas, dia pendiri Go Jek, anak yang kreatif, tapi dia enggak tepat dimasukan ke situ, karena teknologi itu adalah tools pendidikan. Tapi kalau bagaimana sistem pendidikan ini dibangun melalui teknologi yang canggih seperti yang dikuasai Nadiem maka dia orang tepat, tapi yang ada hari ini kita juga belum lihat itu," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Berita Terkini
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved