Pengamat Militer: Jangan Terburu-buru Investigasi Meningkatnya Impor Senjata

Rabu, 20 Mei 2020 - 22:03 WIB
Lalu yang ketiga, lanjut dia, jika memang ada penyimpangan dalam impor tersebut, maka perlu dilihat apakah ada angka-angka yang mencurigakan. Karena, kata dia, laporan BPS bersifat umum.

Berbeda halnya jika laporan itu dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Kalau data itu dikeluarkan oleh BPK, maka langkah untuk menginvestigasi saya kira perlu dilakukan. Teman-teman Komisi I juga jangan reaktif ya, karena begini, pembelian pengadaan dalam konteks Alutsista gitu enggak sama dengan pengadaan dalam proyek-proyek di kementerian lain. Dia sifatnya kemudian tidak dalam posisi hari ini saya mau beli tank, besok datang tanknya, enggak," ungkapnya.

"Misalnya hari ini mau beli 1000 medium lighting itu paling datang 5-6 tahun yang akan datang," imbuhnya. (Baca juga: PKS Minta Polri Investigasi Meningkatnya Impor Senjata di Masa Pandemi COVID-19 )

Maka itu, dia tidak setuju dengan adanya desakan untuk dilakukannya investigasi. "Jangan buru-buru langkah investigasi dan sebagainya. Buat saya terlalu cepat, terlalu jauh, saya belum lihat laporan BPK, kalau sudah lihat laporan BPK saya bisa mengatakan perlu atau tidak investigasi. Jangan samakan dengan pengadaan di tingkat Pemda, yang hari ini beli meubeler, besok datang, paling tidak 1-2 bulan datang," jelasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!