Ketua KPRK MUI Minta Perempuan Harus Lebih Kreatif di Masa Pandemi

Sabtu, 10 April 2021 - 21:06 WIB
Dia menambahkan, konfigurasi fakta, peluang, kendala dan tantangan perempuan sebagai subjek dan penerima manfaat dari ekonomi kreatif ini tentu menarik untuk ditelisik Iebih dalam lagi. "Agar dapat menjadi pembelajaran yang kongkret bagi perempuan yang bergerak di sektor ekonomi kreatif, dengan menggali pengalaman para praktisi serta memahami regulasi dan kebijakan negara dan pemerintah akan diketahui peta jalan ekonomi kreatif yang tepat khususnya bagi perempuan," katanya.

Ikhtiar perempuan muslimah sebagai subjek penerima manfaat ekonomi kreatif merupakan kewajiban karena menjadi sarana (wasilah) mewujudkan keluarga mandiri, masyarakat sejahtera, Indonesia Maju. "Membiarkan terbengkalainya ekonomi keluaga dan masyarakat berarti menentang konsep kesejahteraan dan kebahagiaan sebagaimana diajarkan Islam," tegasnya.

Menurut dia, itulah yang mendasari Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga MUI, bekerja sama dengan PT Perwiratama Group, menyelenggarakan seminar nasional ini, yang disertai kunjungan lapangan. Seminar Nasional "Perempuan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif" tersaji dengan baik, lancar dan sukses, melibatkan 50 peserta offline dan sekitar 300 peserta online, terdiri dari KPRK seluruh Indonesia dan ormas perempuan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!