Formula Optimalisasi Pinjaman PEN Daerah
Senin, 05 April 2021 - 06:03 WIB
Transparansi adalah Kunci
Pemberian pinjaman PEN daerah oleh pemerintah pusat tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan pembiayaan dalam APBN, yakni adanya pengembangan pembiayaan kreatif dan inovatif untuk mendukung kebijakan APBN yang counter cyclical dan idealnya diikuti oleh kebijakan APBD yang sejalan. Pemerintah pusat berharap pinjaman daerah dapat memberi manfaat yang besar, terutama adanya pembangunan infrastruktur seperti infrastruktur sosial (rumah sakit, puskesmas, fasilitas kesehatan), Infrastruktur logistik (jalan/jembatan provinsi dan kabupaten atau kota), perumahan mbr (pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah), penataan kawasan khusus (alun-alun, destinasi wisata, creative center), serta Infrastruktur lingkungan (irigasi dan drainase).
Di tengah situasi sulit akibat pandemi ini, pembangunan di daerah tidak boleh terhenti karena keterbatasan fiskal akibat pandemi. Pemerintah daerah yang terutama mendapatkan pinjaman dari pemerintah pusat (melalui PT SMI) perlu terus-menerus meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki agar kualitas pengelolaan keuangan, transparansi pengelolaan keuangan menjadi lebih baik. Perbaikan di dalam pengelolaan ini akan semakin memperbaiki kepercayaan masyarakat pada pemerintah, yang pada akhirnya partisipasi (termasuk kesediaan membayar pajak) semakin tinggi. Semoga.
Pemberian pinjaman PEN daerah oleh pemerintah pusat tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan pembiayaan dalam APBN, yakni adanya pengembangan pembiayaan kreatif dan inovatif untuk mendukung kebijakan APBN yang counter cyclical dan idealnya diikuti oleh kebijakan APBD yang sejalan. Pemerintah pusat berharap pinjaman daerah dapat memberi manfaat yang besar, terutama adanya pembangunan infrastruktur seperti infrastruktur sosial (rumah sakit, puskesmas, fasilitas kesehatan), Infrastruktur logistik (jalan/jembatan provinsi dan kabupaten atau kota), perumahan mbr (pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah), penataan kawasan khusus (alun-alun, destinasi wisata, creative center), serta Infrastruktur lingkungan (irigasi dan drainase).
Di tengah situasi sulit akibat pandemi ini, pembangunan di daerah tidak boleh terhenti karena keterbatasan fiskal akibat pandemi. Pemerintah daerah yang terutama mendapatkan pinjaman dari pemerintah pusat (melalui PT SMI) perlu terus-menerus meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki agar kualitas pengelolaan keuangan, transparansi pengelolaan keuangan menjadi lebih baik. Perbaikan di dalam pengelolaan ini akan semakin memperbaiki kepercayaan masyarakat pada pemerintah, yang pada akhirnya partisipasi (termasuk kesediaan membayar pajak) semakin tinggi. Semoga.
(war)
Lihat Juga :