Respons Video 'Moeldoko Menjawab' soal Konflik Demokrat, Ini Tanggapan Anwar Hafid

Selasa, 30 Maret 2021 - 15:15 WIB
"Maka untuk menjawab peryataan ini sebenarnya cukup mudah. Adakah kekisruhan di tubuh Demokrat sampai akhirnya Moeldoko kemudian terlibat bersama kelompok KLB Deli Serdang? Selanjutnya persoalan arah demokrasi yang bergeser di dalam tubuh demokrat, demokrasi seperti apa yang bergeser?" ujar Anwar Hafid. Baca juga: Sindir Moeldoko, Politikus Demokrat Andi Arief Cuit soal Fidel Castro

Menurut Anggota Komisi II DPR ini, prinsip Demokrat yang senantiasa menghargai persamaan hak dalam pengambilan keputusan yang dibangun atas dasar konstitusional AD/ART berjalan dengan baik dalam tubuh Partai Demokrat.

"Kongres yang dihadiri oleh seluruh ketua DPD, DPC, unsur DPP, bukankah adalah cermin bahwa Demokrat berdiri atas asas demokrasi? Bukan dengan klaim secara paksa atas Demokrat oleh mereka yang bukan kader Demokrat layaknya apa yang dilakukan oleh Moeldoko," tuturnya.

Selanjutnya, tutur Anwar, hal yang membuat miris dari jawaban KSP Moeldoko adalah narasi bahwa telah terjadi pertarungan ideologis yang kuat. Ada pertarungan terstruktur dan gampang dikenali yang menjadi ancaman bagi cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut dia, ada kecenderungan tarikan ideologis itu terlihat di tubuh Demokrat sehingga langkah yang dilakukan bukan sekadar menyelamatkan Demokrat, tapi juga menyelamatkan bangsa.

"Pertarungan ideologis yang mana? Ideologi Demokrat tetaplah Pancasila yang direfleksikan dengan prinsip nasionalis-religius. Demokrat tidak pernah mentolerir radikalisme, separatisme, apalagi totalitarianisme, layaknya upaya dan tindakan pengambil alihan Partai Demokrat oleh Moeldoko," tuturnya. Baca juga: Minim Dukungan Tokoh dan Publik, Strategi Politik Moeldoko Salah Langkah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!