Said Aqil Ajak Masyarakat dan Pemerintah Hadapi Tantangan di Tengah Pandemi
Selasa, 19 Mei 2020 - 19:21 WIB
Menurut Said Aqil, dunia membutuhkan cara baru dalam berinteraksi, khususnya interaksi antar manusia di level internasional. Dibutuhkan solidaritas global untuk bersama-sama menghadapi tantangan yang menghadang dan sekaligus mengkreasi solusi-solusi strategis untuk membantu sesama. "Nah, NU sebagai ormas berusaha ikut serta membangun solidaritas global dengan memaksimalkan jaringan pengurus cabang NU yang tersebar di berbagai negara lintas dunia," jelasnya. (Baca juga: Update Corona Indonesia 19 Mei: 18.496 Positif, 4.467 Sembuh, dan 1.221 Meninggal ).
Hal tersebut didukung dengan prinsip yang telah dipetakan dan diajarkan oleh pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Hasyim Asy'ari, kata Said Aqil, berpesan bahwa puncaknya solidaritas adalah ukhuwah insaniyah, persaudaraan sesama umat manusia lebih dari persaudaraan umat Islam, lebih dari persaudaraan sesama bangsa tanah air.
"Solidaritas global ini bisa dimulai dengan langkah-langkah strategis dalam bantuan kemanusiaan dan charity sekaligus bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI, KJRI untuk memaksimalkan program-program untuk membantu WNI di lintas negara maupun mengkreasi solidaritas kemanusiaan lintas negara."
Hal tersebut didukung dengan prinsip yang telah dipetakan dan diajarkan oleh pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Hasyim Asy'ari, kata Said Aqil, berpesan bahwa puncaknya solidaritas adalah ukhuwah insaniyah, persaudaraan sesama umat manusia lebih dari persaudaraan umat Islam, lebih dari persaudaraan sesama bangsa tanah air.
"Solidaritas global ini bisa dimulai dengan langkah-langkah strategis dalam bantuan kemanusiaan dan charity sekaligus bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI, KJRI untuk memaksimalkan program-program untuk membantu WNI di lintas negara maupun mengkreasi solidaritas kemanusiaan lintas negara."
(zik)
Lihat Juga :