Komentari Amien Rais, Tjahjo Kumolo: Pak Jokowi Tidak Akan Terjebak Manuver Politik Murahan
Senin, 15 Maret 2021 - 11:42 WIB
Tjahjo Kumolo. Foto/Dok SINDOnews
JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Tjahjo Kumolo memberikan komentarnya terkait pernyataan pendiri Partai Ummat M Amien Rais bahwa Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) ingin menjabat sebanyak tiga periode. Tjahjo yakin bahwa Presiden Jokowi tak akan terjebak pada manuver politik tersebut.
"Gerakan atau pola menjebak sebaiknya ditinggalkan dalam manuver politik. Bapak Jokowi saya yakin beliau tidak akan terjebak dengan manuver-manuver murahan tersebut," katanya, Senin (15/3/2021).
Dia mengatakan bahwa saat ini Presiden Jokowi sedang fokus dalam penanganan covid-19. Termasuk juga dalam hal pemulihan ekonomi. Selain itu, dia meyakini bahwa pemerintah taat pada konstitusi. "Taat konstitusional," ungkap Tjahjo.
Baca juga: Soal Polemik Presiden Tiga Periode, PAN Duga Ada Upaya Mencoreng Citra Jokowi
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) tersebut mengatakan bahwa saat ini merupakan momen konsolidasi untuk menyongsong pilkada dan pemilu serentak mendatang. "Sudah tidak pada tempatnya tembakan-tembakan politik tanpa arah yang justru mengacaukan stabilitas politik," ujarnya.
"Gerakan atau pola menjebak sebaiknya ditinggalkan dalam manuver politik. Bapak Jokowi saya yakin beliau tidak akan terjebak dengan manuver-manuver murahan tersebut," katanya, Senin (15/3/2021).
Dia mengatakan bahwa saat ini Presiden Jokowi sedang fokus dalam penanganan covid-19. Termasuk juga dalam hal pemulihan ekonomi. Selain itu, dia meyakini bahwa pemerintah taat pada konstitusi. "Taat konstitusional," ungkap Tjahjo.
Baca juga: Soal Polemik Presiden Tiga Periode, PAN Duga Ada Upaya Mencoreng Citra Jokowi
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) tersebut mengatakan bahwa saat ini merupakan momen konsolidasi untuk menyongsong pilkada dan pemilu serentak mendatang. "Sudah tidak pada tempatnya tembakan-tembakan politik tanpa arah yang justru mengacaukan stabilitas politik," ujarnya.
Lihat Juga :