Jika Pilkada DKI Batal Digelar 2022, Anies Tetap Punya Panggung di 2024

Sabtu, 13 Maret 2021 - 14:50 WIB
"Kemudian awal 2023 nasdem sudah bikin konvensi capres, pertengahan 2023 selesai konvensi sudah didaftarkan ke KPU sebagai capres, kan proses pendaftaran sudah berlangsung beberapa bulan sebelum pileg pilpres 2024," jelasnya.

Dengan demikian, kata Burhan, ketika ada alasan yang menyatakan pilkada dilaksanakan 2024 agar Anies kehilangan panggung maka tidak tepat juga. Burhan meyakini Anies tetap punya panggung di 2025. "Karena itu tadi masa jabatan berakhir menjelang akhir 2022 dan setelah itu ada konvensi. Jadi ngapain takut sama Anies," ketus analis Politik asal UIN Jakarta itu. Baca juga: PKS Sangat Mungkin Menjagokan Anies Baswedan di Pilpres 2024

"Jadi lebih baik argumen utamanya adalah demokrasi. Lebih baik keberatan mereka yang khawatir Anies menang ya kasih dong lawan yang kuat buat Anies supaya masyarakat DKI juga punya kompetisi elektoral yang berkualitas karena yang maju adalah orang-orang terbaik," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!