Eijkman Sebut Kasus Covid-19 Mutasi B117 Masuk Indonesia Beberapa Minggu Lalu
Rabu, 03 Maret 2021 - 09:47 WIB
Baca juga: Mutasi Covid-19 dari Inggris Masuk Indonesia, Epidemiolog: Kecepatan Penularan Lebih Tinggi
Amin mengatakan, sejak beberapa minggu lalu pihaknya bersama Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional dengan Litbangkes Kementerian Kesehatan bekerja sama memperkuat surveilans untuk proses whole genome sequencing (WGS) dalam menemukan virus Covid-19 varian baru dari berbagai negara.
"Tapi memang sejak beberapa minggu yang lalu, kami bersama dengan Kemenristek dan Litbangkes Kemenkes itu sudah menunjuk satu tim untuk memperkuat surveilans, untuk mencari itu memang mutan yang baru, varian yang baru dari Covid-19 baik dari Inggris maupun dari yang lainnya. Kan juga ada dari negara-negara lainnya dari Afrika Selatan, dari Brasil dan lain sebagainya," kata Amin.
Baca juga: COVID-19 Berulang Tahun, Doa Ridwan Kamil Semoga Binasa Selamanya
Namun, kata Amin, pihaknya saat ini memfokuskan untuk melakukan pencarian mutasi B117. "Intinya, karena B117 ini memiliki potensi menular yang lebih tinggi dan sebagainya, sehingga itu yang kami cari," katanya.
Amin mengatakan, sejak beberapa minggu lalu pihaknya bersama Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional dengan Litbangkes Kementerian Kesehatan bekerja sama memperkuat surveilans untuk proses whole genome sequencing (WGS) dalam menemukan virus Covid-19 varian baru dari berbagai negara.
"Tapi memang sejak beberapa minggu yang lalu, kami bersama dengan Kemenristek dan Litbangkes Kemenkes itu sudah menunjuk satu tim untuk memperkuat surveilans, untuk mencari itu memang mutan yang baru, varian yang baru dari Covid-19 baik dari Inggris maupun dari yang lainnya. Kan juga ada dari negara-negara lainnya dari Afrika Selatan, dari Brasil dan lain sebagainya," kata Amin.
Baca juga: COVID-19 Berulang Tahun, Doa Ridwan Kamil Semoga Binasa Selamanya
Namun, kata Amin, pihaknya saat ini memfokuskan untuk melakukan pencarian mutasi B117. "Intinya, karena B117 ini memiliki potensi menular yang lebih tinggi dan sebagainya, sehingga itu yang kami cari," katanya.
Lihat Juga :