Di Indonesia, Butuh 44 Tahun Wujudkan Keseimbangan Gender di Parlemen
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:37 WIB
Dia mengungkapkan,aspek konsolidasi untuk penguatan keterwakilan perempuan di parlemen saat ini sering tertinggal sehingga yang dihadapi saat ini menjadi sulit untuk mewujudkannya. “Karena kan selama ini selalu bicaranya bagaimana penguatan keterwakilan perempuan, tapi kadang-kadang aspek konsolidasi ketinggalan. Karena yang kita hadapi ini sangat berat,” katanya.Baca juga : Elite Demokrat ke Darmizal Cs: Tak Ada Jalan untuk KLB
Langkah untuk menuju keseimbangan gender di parlemen, sambung Titi, harus diwujudkan dengan konsolidasi dan strategi berbagai peran. Jika tidak dilaksanakan, maka langkah menuju keseimbangan ini akan sulit.
“Jadi bisa dibayangkan langkah kita untuk menuju keseimbangan gender kalau tidak didukung oleh konsolidasi dan strategi berbagi peran yang sulit, maka kita akan kesulitan,” tuturnya.
Langkah untuk menuju keseimbangan gender di parlemen, sambung Titi, harus diwujudkan dengan konsolidasi dan strategi berbagai peran. Jika tidak dilaksanakan, maka langkah menuju keseimbangan ini akan sulit.
“Jadi bisa dibayangkan langkah kita untuk menuju keseimbangan gender kalau tidak didukung oleh konsolidasi dan strategi berbagi peran yang sulit, maka kita akan kesulitan,” tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :