Di Indonesia, Butuh 44 Tahun Wujudkan Keseimbangan Gender di Parlemen

Minggu, 28 Februari 2021 - 18:37 WIB
loading...
Di Indonesia, Butuh...
Anggota Dewan Pembina Perkumpulan Untuk Demokrasi dan Demokrasi (Perludem),Titi Anggraini. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Perkumpulan Untuk Demokrasi dan Demokrasi (Perludem),Titi Anggraini mengungkapkan untuk mewujudkan keseimbangan gender keterwakilan perempuan di parlemen membutuhkan waktu 44 tahun jika dihitung dari 2021.

“Untuk menuju keseimbangan gender di parlemen secara global, kalau kita hitung dari 2021, maka kita butuh sekitar 44 tahun lagi,” ungkap Titi dalam Audiensi Virtual Kaukus Perempuan Politik Indonesia National Meeting, Minggu (28/2/2021).

Apalagi, lanjut Titi, saat ini angka keterwakilan perempuan di parlemen masih dibawah rata-rata global. “Nah, apalagi kemudian angka keterwakilan perempuan di parlemen Indonesia itu masih di bawah rata-rata global. Kalau di global itu 24 persen, kita yang di atas 20 persen itu baru di tingkat DPR, yaitu 20,5 persen. Di DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota, bahkan di bawah 20 persen,” katanya.Baca juga: Wakil Ketua MPR: Keterwakilan 30% Perempuan di Parlemen Mutlak

Titi menegaskan mewujudkan keterwakilan perempuan di parlemen adalah sebuah keniscayaan dan keharusan dalam pengawalan demokrasi elektoral. “Soal komitmen bagaimana kita mendukung penguatan keterwakilan perempuan di parlemen. Bahwa ini agenda yang merupakan sebuah keniscayaan dan keharusan dalam pengawalan demokrasi elektoral. Tapi kita juga punya tantangan konsolidasi yang harus dikonkretkan,” tuturnya.

Dia mengungkapkan,aspek konsolidasi untuk penguatan keterwakilan perempuan di parlemen saat ini sering tertinggal sehingga yang dihadapi saat ini menjadi sulit untuk mewujudkannya. “Karena kan selama ini selalu bicaranya bagaimana penguatan keterwakilan perempuan, tapi kadang-kadang aspek konsolidasi ketinggalan. Karena yang kita hadapi ini sangat berat,” katanya.Baca juga : Elite Demokrat ke Darmizal Cs: Tak Ada Jalan untuk KLB

Langkah untuk menuju keseimbangan gender di parlemen, sambung Titi, harus diwujudkan dengan konsolidasi dan strategi berbagai peran. Jika tidak dilaksanakan, maka langkah menuju keseimbangan ini akan sulit.

“Jadi bisa dibayangkan langkah kita untuk menuju keseimbangan gender kalau tidak didukung oleh konsolidasi dan strategi berbagi peran yang sulit, maka kita akan kesulitan,” tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Anggota DPR Cindy Monica:...
Anggota DPR Cindy Monica: Putusan MK Perkuat Hak Politik Perempuan
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Rekomendasi
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
BTS Pecahkan Rekor Spotify,...
BTS Pecahkan Rekor Spotify, Jadi Artis Pertama dengan 6 Video Musik di Top 10 Global
Berita Terkini
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved