Rumah Langganan Banjir, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Sempat Terpikir Pindah dari Bekasi
Minggu, 21 Februari 2021 - 13:12 WIB
Beberapa kali rumahnya terendam banjir, Hasto pun bisa memahami mereka yang kini rumahnya mengalami kebanjiran. “Selain lumpur di mana-mana, barang rusak, yang paling membuat khawatir adalah ular sering terbawa. Selain itu kecoa ada di mana-mana. Tempat menjadi terasa kumuh dan tentu saja ancaman penyakit," ucap Hasto.
Tahun lalu, katanya, mobilnya yang diparkir di rumah terendam karena ketika banjir datang, dirinya sedang naik gunung di Bali. "Pokoknya kerugian banyak. Jadi saya bisa merasakan betapa susahnya warga Jakarta yang sering terdampak banjir. Untuk itu, kalau saya mengkritik Pak Anies, itu karena itu bagian tanggung jawab pemimpin guna mengatasi banjir. Buktinya Pak Basuki, Menteri PU pun sampai marah-marah karena betapa sulitnya bekerja sama dengan pemimpin DKI tersebut,” lanjut Hasto.
Baca juga: Anies Sebut Aliran Sungai Krukut Penyebab Genangan di Kemang Hingga Sudirman
Atas kondisi banjir yang berulang itu, Hasto mengaku tahun lalu, dirinya pernah terbesit keinginan untuk pindah rumah saat berbicara dengan pengurus RT/RW setempat. "Tapi mereka tak ingin saya pindah. Tetap di sini saja Pak, meskipun setiap tahun kita mengalami tradisi banjir," ujar Hasto menirukan harapan pengurus RT/RW kepadanya.
Kepada Hasto, mereka menjelaskan dalam rangka mengantisipasi banjir di kawasan perumahan itu sudah disampaikan usulan kepada Pemda Kota Bekasi agar mendapat perhatian. Termasuk memberikan kajian tentang apa saja langkah-langkah yang harus diambil.
Tahun lalu, katanya, mobilnya yang diparkir di rumah terendam karena ketika banjir datang, dirinya sedang naik gunung di Bali. "Pokoknya kerugian banyak. Jadi saya bisa merasakan betapa susahnya warga Jakarta yang sering terdampak banjir. Untuk itu, kalau saya mengkritik Pak Anies, itu karena itu bagian tanggung jawab pemimpin guna mengatasi banjir. Buktinya Pak Basuki, Menteri PU pun sampai marah-marah karena betapa sulitnya bekerja sama dengan pemimpin DKI tersebut,” lanjut Hasto.
Baca juga: Anies Sebut Aliran Sungai Krukut Penyebab Genangan di Kemang Hingga Sudirman
Atas kondisi banjir yang berulang itu, Hasto mengaku tahun lalu, dirinya pernah terbesit keinginan untuk pindah rumah saat berbicara dengan pengurus RT/RW setempat. "Tapi mereka tak ingin saya pindah. Tetap di sini saja Pak, meskipun setiap tahun kita mengalami tradisi banjir," ujar Hasto menirukan harapan pengurus RT/RW kepadanya.
Kepada Hasto, mereka menjelaskan dalam rangka mengantisipasi banjir di kawasan perumahan itu sudah disampaikan usulan kepada Pemda Kota Bekasi agar mendapat perhatian. Termasuk memberikan kajian tentang apa saja langkah-langkah yang harus diambil.
Lihat Juga :