Ungkap Kerja Produksi Vaksin Covid-19, Jokowi: Bio Farma Andalan Akhiri Pandemi dari Zaman ke Zaman

Sabtu, 13 Februari 2021 - 23:20 WIB
“Jadi sebenarnya bukan hanya sekarang-sekarang. Dulu juga ketika masa pandemi cacar bopeng atau cacar api yang bisa menimbulkan kematian Bio Farma sudah berkontribusi memproduksi vaksinnya,” ungkapnya. Baca: Kasus Corona Bertambah 8.844, Berikut Sebarannya di 34 Provinsi

Terkait dengan uji klinis vaksin covid-19, Novilia mengatakan memiliki anggota tim sebanyak 100 orang yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu.“ Ada dokter spesialis penyakit dalam, ada dokter umum, ada farmasis, ada ahli statistik, begitu,” katanya.

Menurutnya mengelola uji klinis ini sebenarnya memiliki tantangan tersendiri yakni harus menjaga subjek uji klinis dan peneliti-peneliti di lapangan agar jangan sampai terkena covid.

“Kemudian berbagai pihak ingin kita kerjanya cepat. Setiap minggu sudah berapa subjek uji klinis yang terlibat? Kemudian tiba-tiba harus rapat, segera rapat. Ada masalah ini bagaimana kita mengantisipasinya. Jadi kadang-kadang kita sudah tidak tahu waktu. Mau tengah malam, mau pagi mau hari Sabtu, mau tanggal merah itu kita bisa meeting,” ujarnya.

Dia pun merasa salut dengan kerja keras timnya yang ingin agar vaksin covid-19 segera diproduksi.“Saya sangat salut dengan teman-teman tim kerja kita di uji klinis ini. Sebagian besar mereka ingin berkontribusi karena dengan kesadaran tinggi, ayo cepat supaya vaksinnya bisa dipakai dan supaya pandemi ini cepat selesai,” pungkasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!