Soal Varian Baru Covid-19, Begini Penjelasan Epidemiolog

Jum'at, 05 Februari 2021 - 16:02 WIB
Syahrizal mengatakan, mutasi virus Covid-19 selama ini umumnya tidak terjadi pada bagian yang penting. Mutasi yang terjadi pada bagian tanduk-spike dari virus, menimbulkan kekhawatiran- karena virus akan lebih mudah untuk masuk ke sel sasaran sehingga penularannya akan lebih cepat dibanding dengan varian yang lama.

Baca juga: Lewat Kumpulan Cerita Seru, Yanne TW Ajak Anak Bentengi Diri dari Virus

"Hingga hari ini WHO belum mendapat laporan bukti bahwa varian mutasi virus Covid-19 yang baru ini lebih tinggi tingkat keganasannya. Para ahli juga terus meneliti dampak varian baru ini terhadap tingkat perlindungan vaksin," katanya.

Baca juga: Vaksin Novavax Ampuh Lawan Mutasi Inggris, Lemah Hadapi Varian Afrika Selatan

Syahrizal menegaskan bahwa tidak perlu khawatir berlebihan terhadap munculnya varian baru yang pada dasarnya mutasi dapat terjadi di negara mana pun. "Perlu didukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas pemeriksaan sekuensial genetik terhadap virus yang beredar di dalam negeri."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!