PPKM Berskala Mikro untuk Tekan Kasus Corona hingga Pedesaan

Jum'at, 05 Februari 2021 - 16:00 WIB
"Jadi oleh karena itu ini kita harus intervensinya sampai ke daerah yang paling jauh, ke rakyat di pedesaan. Makanya dibuat programnya pembatasan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang berskala mikro," ungkap Alex dalam dialog Strategi Pemerintah Kota/Kabupaten Tekan Laju Covid-19 secara virtual, Jumat (5/2/2021).

(Baca juga: Jelang Berakhirnya PPKM, Zona Merah di Jatim Tinggal Dua Daerah)

Sebelumnya, Satgas Covid-19 menegaskan perlu ada penanganan Corona melalui pendekatan hingga level mikro. Salah satunya dengan pelaksanaan Desa Tangguh Covid-19 dan dibentuknya Posko Tanggap Covid-19 tingkat Desa/Kelurahan.

"Sebenarnya kebijakannya (PPKM) baik secara nasional maupun secara regional itu sebenarnya nggak jauh berbeda. Karena prinsipnya penanggulangan ini adalah bagaimana kita menerapkan 3M dan 3T secara ketat, secara disiplin dan kemudian tidak ada pelanggaran," ungkap Alex.

3M itu kata dia, supaya memakai masker, menjaga jarak dan kemudian kita mengurangi mobilitas dan kemudian mencuci tangan dan sebagainya. Itu harus menjadi perilaku sehari-hari. Kemudian 3T, harus melakukan pelacakan kontak, harus melacak mereka yang terkonfirmasi, mereka yang bergejala suspek, kemudian mereka juga yang kontak erat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!