BPIP Ajak Sebarkan Semangat Anti SARA dan Anti Kekerasan

Rabu, 03 Februari 2021 - 21:03 WIB
BPIP Ajak Sebarkan Semangat...
Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Terorisme sebetulnya tidak hanya aksi kekerasan , tetapi juga sebagai paham yang bisa mempengaruhi siapa pun untuk melakukan tindakan kekerasan.

Oleh karena itu, deteksi dini terhadap radikalisme kekerasan harus dibangun secara semesta dengan melibatkan masyarakat. Ketidakpedulian masyarakat bisa membuka celah adanya infiltrasi radikalisme kekerasan di tengah masyarakat.

Baca juga : Agama Islam Dihina, Shamil Musaev Banting dan Hajar Petarung MMA

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo mengatakan, pihaknya di BPIP juga turut menyebarkan semangat anti-SARA dan anti-kekerasan melalui konten-konten perdamaian.

Menurut dia, BPIP sangat mendorong agar moderasi beragama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengamalan nilai-nilai Pancasila. ”Semakin beriman seseorang, semakin berpancasila dia. Karena moderasi adalah kunci dari suatu sikap politik, untuk saling rukun dan bisa menerima keberagaman satu sama lain,” ujar Benny Susetyo di Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Baca juga : Demonstran Turki Sebar Poster Ka'bah dengan Bendera LGBT Picu Kemarahan

Pria yang biasa disapa Romo Benny ini berharap agar pihak-pihak terkait mau bergotong royong untuk melawan paham seperti intoleransi dan radikalisme dengan moderasi beragama.

Baca juga: Kasus Kekerasan Seksual Kian Meningkat, PKB Bakal All Out Golkan RUU PKS

Dia mengungkapkan, BPIP hingga saat ini terus mengadakan pelatihan kepada masyarakat, kemudian juga mengarusutamakan Pancasila.

”Kami juga bekerja sama dengan instansi-instansi terkait agar bagaimana Pancasila ini bisa menjadi cara untuk bertindak, berpikir dan berelasi masyarakat Indonesia. Maka BPIP pun mendorong pendidikan moral Pancasila itu untuk diajarkan kembali dengan melakukan revisi UU Sisdiknas,” tutur Benny.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!