21 Hari Operasi Ketupat, Korlantas Polri Putarbalikkan 45.000 Kendaraan
Sabtu, 16 Mei 2020 - 00:04 WIB
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono saat meninjau pos penyekatan larangan mudik di KM 31, Tol Cikampek bersama Jasa Raharja, Jumat (15/5/2020). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 telah berjalan 21 hari. Sepanjang hari itu petugas telah menyuruh pulang sebanyak 45.000 kendaraan terkait larangan mudik Lebaran.
"Saya sampaikan evaluasi sampai hari ke-21 pelaksanaan Operasi Ketupat sudah 45.000 kendaraan diputarbalik yang didominasi kendaraan pribadi," ujar Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono saat meninjau pos penyekatan larangan mudik di KM 31, Tol Cikampek bersama Jasa Raharja, Jumat (15/5/2020). (Baca juga: TNI Polri Siap Amankan Distribusi Bansos Sembako Hingga Idul Fitri )
Menurut dia, pihaknya masih akan memperketat pengawasan di pos penyekatan dan jalur tikus saat menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Istiono menjelaskan pengetatan di lapangan lantaran sampai saat ini masih ada warga yang nekat melakukan mudik di tengah pandemi COVID-19. Padahal, pemerintah jelas mengeluarkan kebijakan pelarangan mudik di tengah wabah virus Corona.
"Dari hasil evaluasi 21 hari Operasi Ketupat juga masih banyak ditemukan warga yang mudik dengan melalui jalur-jalur tikus," jelasnya.
"Saya sampaikan evaluasi sampai hari ke-21 pelaksanaan Operasi Ketupat sudah 45.000 kendaraan diputarbalik yang didominasi kendaraan pribadi," ujar Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Istiono saat meninjau pos penyekatan larangan mudik di KM 31, Tol Cikampek bersama Jasa Raharja, Jumat (15/5/2020). (Baca juga: TNI Polri Siap Amankan Distribusi Bansos Sembako Hingga Idul Fitri )
Menurut dia, pihaknya masih akan memperketat pengawasan di pos penyekatan dan jalur tikus saat menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Istiono menjelaskan pengetatan di lapangan lantaran sampai saat ini masih ada warga yang nekat melakukan mudik di tengah pandemi COVID-19. Padahal, pemerintah jelas mengeluarkan kebijakan pelarangan mudik di tengah wabah virus Corona.
"Dari hasil evaluasi 21 hari Operasi Ketupat juga masih banyak ditemukan warga yang mudik dengan melalui jalur-jalur tikus," jelasnya.
Lihat Juga :