Angka Kematian COVID-19 Naik Drastis, Jumlah Pasien Sembuh Turun Tipis
Selasa, 19 Januari 2021 - 22:00 WIB
"Apabila dibandingkan dengan minggu lalu, maka DKI Jakarta dan Jawa Barat kembali masuk ke dalam lima provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi. Ini menjadi peringatan yang tidak boleh diabaikan," ujarnya.
Wiku meminta kepada lima provinsi ini untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien COVID-19 sesuai dengan standar. Dengan begitu pasien yang dirawat dapat segera sembuh.
"Lakukan penanganan semaksmimal mungkin untuk menyelamatkan pasien COVID-19 yang sedang dirawat. Saya juga meminta kepada pimpinan daerah di lima provinsi tersebut untuk berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19 pusat apabila ditemui kendala dalam penanganan pasien covid-19. Sehingga dapat segera dicari jalan keluarnya," ujarnya.
Baca juga: Rekor! Sehari 308 Orang Meninggal Akibat COVID-19
Lebih lanjut Wiku juga menyampaikan perkembangan kesembuhan mingguan COVID-19 secara nasional. Dia mengatakan kenaikan kesembuhan pekan ini turun tipis jika dibandingkan pekan lalu.
"Pada minggu ini angka kesembuhan mengalami kenaikan 8,2% namun kenaikan ini lebih kecil daripada minggu sebelumnya sebesar 9,5%," katanya.
Wiku meminta kepada lima provinsi ini untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien COVID-19 sesuai dengan standar. Dengan begitu pasien yang dirawat dapat segera sembuh.
"Lakukan penanganan semaksmimal mungkin untuk menyelamatkan pasien COVID-19 yang sedang dirawat. Saya juga meminta kepada pimpinan daerah di lima provinsi tersebut untuk berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19 pusat apabila ditemui kendala dalam penanganan pasien covid-19. Sehingga dapat segera dicari jalan keluarnya," ujarnya.
Baca juga: Rekor! Sehari 308 Orang Meninggal Akibat COVID-19
Lebih lanjut Wiku juga menyampaikan perkembangan kesembuhan mingguan COVID-19 secara nasional. Dia mengatakan kenaikan kesembuhan pekan ini turun tipis jika dibandingkan pekan lalu.
"Pada minggu ini angka kesembuhan mengalami kenaikan 8,2% namun kenaikan ini lebih kecil daripada minggu sebelumnya sebesar 9,5%," katanya.
Lihat Juga :