Refly Harun Anggap Radikalisme dan Terorisme Bukan Musuh Utama Republik Ini
Selasa, 19 Januari 2021 - 10:15 WIB
Dia berpendapat, seseorang yang tidak mempunyai kekuasaan tidak mungkin melakukan tindak pidana korupsi. "Kalau dia tidak dekat dengan kekuasaan tidak mungkin dia melakukan tindak pidana korupsi. Nah inilah penyakit akut bangsa kita yang harus kita pahami," tutur pria kelahiran Palembang 26 Januari 1970 ini.
Terkait kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 yang melibatkan eks Menteri Sosial Juliari P Batubara , Refly menyinggung hukuman mati. "Jadi bayangkan dana bansos dikorupsi, padahal kita tahu bahwa dana itu sangat diperlukan oleh masyarakat yang terdampak oleh Covid-19, dan juga krisis ekonomi, krisis finansial yang sedang kita hadapi dan alami, tidak heran kalau Undang-undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi itu mengancam dengan hukuman mati, kalau korupsi itu dilakukan pada saat krisis," katanya.
Baca juga: MUI Ungkap Alasan Mensos Juliari Bisa Diancam Hukuman Mati
Dia mengatakan, diskursus tentang hukuman mati ini juga menyeruak atau meruyak apakah akan dikenakan atau tidak kepada Juliari P Batubara. "Coba bayangkan ya biasanya kita dengan koruptor agak sopan ya, tetapi dengan kelompok-kelompok agama kurang sopan biasanya ya," ujarnya.
Terkait kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 yang melibatkan eks Menteri Sosial Juliari P Batubara , Refly menyinggung hukuman mati. "Jadi bayangkan dana bansos dikorupsi, padahal kita tahu bahwa dana itu sangat diperlukan oleh masyarakat yang terdampak oleh Covid-19, dan juga krisis ekonomi, krisis finansial yang sedang kita hadapi dan alami, tidak heran kalau Undang-undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi itu mengancam dengan hukuman mati, kalau korupsi itu dilakukan pada saat krisis," katanya.
Baca juga: MUI Ungkap Alasan Mensos Juliari Bisa Diancam Hukuman Mati
Dia mengatakan, diskursus tentang hukuman mati ini juga menyeruak atau meruyak apakah akan dikenakan atau tidak kepada Juliari P Batubara. "Coba bayangkan ya biasanya kita dengan koruptor agak sopan ya, tetapi dengan kelompok-kelompok agama kurang sopan biasanya ya," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :