Banyak yang Nyinyir Aksi Blusukan Risma, PDIP: Jalan Terus Bu
Jum'at, 08 Januari 2021 - 16:01 WIB
Aksi blusukan Mensos Tri Rismaharini yang menemui sejumlah pemulung dan gelandangan termasuk di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat menuai kritik dan nyinyiran dari sejumlah kalangan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Aksi blusukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang menemui sejumlah pemulung dan gelandangan termasuk di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat menuai kritik dan "nyinyiran" dari sejumlah kalangan. Termasuk suara yang cukup keras dilontarkan politikus Partai Gerindra Fadli Zon dan juga politikus Partai Gelora yang juga sahabat Fadli Zon, Fahri Hamzah.
(Baca Juga : Duet Ganjar-Risma di Pilpres 2024, Mungkinkah? )
Fadli Zon bahkan menyebut aksi blusukan Risma dengan menemui pemulung dan gelandangan telah merenggut pekerjaan yang seharusnya dijalankan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta. "Saya kasihan kepada Kepala Dinas Sosial DKI, pekerjaannya diambil alih Menteri Sosial DKI," kata Fadli melalui akun Twitter @fadlizon. (Baca juga: Rizal Ramli: Mbak Risma Sudahlah, Jangan Terlalu Lebay...)
Sementara Fahri Hamzah menyebut kemiskinan itu adanya bukan di Jakarta. Mantan Wakil Ketua DPR itu bahkan meminta staf Risma untuk memberitahu kepada mantan Wali Kota Surabaya itu tentang perbedaan wali kota dan menteri. "Stafnya Bu Risma harus kasih tahu beliau beda jadi wali kota dan menteri. Perbedaan tidak saja pada filosofi, skala, juga metode. Menteri Tidak dipilih tapi ditunjuk, kerja sektoral saja dan berlaku di seluruh negeri. Wali Kota dipilih, non sektoral tapi terbatas kota. #MenSOS," cuit Fahri Hamzah di akun @fahrihamzah. ( Baca juga: Mahasiswa Betawi Minta Risma Fokus Benahi Kemensos daripada Blusukan di DKI)
(Baca Juga : Duet Ganjar-Risma di Pilpres 2024, Mungkinkah? )
Fadli Zon bahkan menyebut aksi blusukan Risma dengan menemui pemulung dan gelandangan telah merenggut pekerjaan yang seharusnya dijalankan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta. "Saya kasihan kepada Kepala Dinas Sosial DKI, pekerjaannya diambil alih Menteri Sosial DKI," kata Fadli melalui akun Twitter @fadlizon. (Baca juga: Rizal Ramli: Mbak Risma Sudahlah, Jangan Terlalu Lebay...)
Sementara Fahri Hamzah menyebut kemiskinan itu adanya bukan di Jakarta. Mantan Wakil Ketua DPR itu bahkan meminta staf Risma untuk memberitahu kepada mantan Wali Kota Surabaya itu tentang perbedaan wali kota dan menteri. "Stafnya Bu Risma harus kasih tahu beliau beda jadi wali kota dan menteri. Perbedaan tidak saja pada filosofi, skala, juga metode. Menteri Tidak dipilih tapi ditunjuk, kerja sektoral saja dan berlaku di seluruh negeri. Wali Kota dipilih, non sektoral tapi terbatas kota. #MenSOS," cuit Fahri Hamzah di akun @fahrihamzah. ( Baca juga: Mahasiswa Betawi Minta Risma Fokus Benahi Kemensos daripada Blusukan di DKI)
Lihat Juga :