Vaksin Sinovac Disebut Hanya untuk Uji Coba Klinis, Kemenkes Pastikan Hoaks
Minggu, 03 Januari 2021 - 06:20 WIB
Kemenkes memastikan pesan beredar yang menyatakan vaksin Covid-19 buatan Sinovac berlabel Hanya Untuk Uji Klinis, adalah hoaks. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi memastikan, pesan beredar melalui aplikasi percakapan WhatsApp yang menyatakan vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang akan diberikan kepada masyarakat merupakan vaksin berlabel 'Hanya Untuk Uji Klinis', adalah hoaks.
"Iya (hoaks)," ujar Nadia saat dikonfirmasi MNC Portal, Sabtu (3/1/2021) malam. (Baca juga: Beredar Kemasan Vaksin Sinovac di Sosmed, Bio Farma Buka Suara)
Nadia pun meluruskan kabar bohong yang berpotensi bisa menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat tersebut. Dia memastikan, vaksin itu saat ini semuanya sedang tersimpan di gudang biofarma. Sehingga, belum ada satupun vaksin yang beredar ke masyarakat.
"Sedang tersimpan di gudang biofarma dan menunggu izin dari BPOM ya untuk kita mulai vaksinasi," ujarnya. (Baca juga: Muhammadiyah Minta Pemerintah Terbuka soal Vaksin Covid-19)
"Iya (hoaks)," ujar Nadia saat dikonfirmasi MNC Portal, Sabtu (3/1/2021) malam. (Baca juga: Beredar Kemasan Vaksin Sinovac di Sosmed, Bio Farma Buka Suara)
Nadia pun meluruskan kabar bohong yang berpotensi bisa menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat tersebut. Dia memastikan, vaksin itu saat ini semuanya sedang tersimpan di gudang biofarma. Sehingga, belum ada satupun vaksin yang beredar ke masyarakat.
"Sedang tersimpan di gudang biofarma dan menunggu izin dari BPOM ya untuk kita mulai vaksinasi," ujarnya. (Baca juga: Muhammadiyah Minta Pemerintah Terbuka soal Vaksin Covid-19)
Lihat Juga :