Muhammadiyah Minta Pemerintah Terbuka soal Vaksin Covid-19
Sabtu, 02 Januari 2021 - 19:56 WIB
loading...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta pemerintah memberikan terbuka memberikan informasi soal keamanan vaksin Covid-19. Foto/youtube
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir meminta pemerintah dan seluruh instrumen di dalamnya bersungguh-sungguh mencari solusi terhadap pandemi Covid-19. Dia berharap ada kebijakan-kebijakan afirmatif yang lebih komprehensif di bidang kesehatan, social, ekonomi pada 2021.
(Baca juga : Soal Maklumat Kapolri, Munarman FPI Bereaksi Begini )
"Lebih-lebih yang berkaitan dengan pengadaan vaksin, baik dalam standar kualitas dan keamanan dan kesehatan seluruh warga bangsa maupun dalam aspek-aspek lainnya, yang memerlukan keterbukaan dan keseksamaan," ujar Haedar dalam refleksi akhir tahun 2020 yang disiarkan di YouTube Muhammadiyah Channel, Jumat (1/1/2020).
(Baca: Kemenkes Sepakat Beli 50 Juta Dosis Vaksin AZD1222 dari AstraZeneca)
Muhammadiyah, kata Haedar, juga siap mendukung sikap dan langkah Presiden Joko Widodo untuk melakukan sosialisasi agar vaksin Covid-19 dapat digunakan pada waktu yang tepat dan dilakukan secara seksama.
"Sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. Kuncinya adalah ketulusan kejujuran transparansi dan kebersamaan dari semua pihak," jelasnya.
(Baca juga : Haedar Nashir: Untuk Bangkit, Pemerintah Harus Berani Buat Kebijakan Ekonomi yang Adil )
(Baca juga : Soal Maklumat Kapolri, Munarman FPI Bereaksi Begini )
"Lebih-lebih yang berkaitan dengan pengadaan vaksin, baik dalam standar kualitas dan keamanan dan kesehatan seluruh warga bangsa maupun dalam aspek-aspek lainnya, yang memerlukan keterbukaan dan keseksamaan," ujar Haedar dalam refleksi akhir tahun 2020 yang disiarkan di YouTube Muhammadiyah Channel, Jumat (1/1/2020).
(Baca: Kemenkes Sepakat Beli 50 Juta Dosis Vaksin AZD1222 dari AstraZeneca)
Muhammadiyah, kata Haedar, juga siap mendukung sikap dan langkah Presiden Joko Widodo untuk melakukan sosialisasi agar vaksin Covid-19 dapat digunakan pada waktu yang tepat dan dilakukan secara seksama.
"Sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. Kuncinya adalah ketulusan kejujuran transparansi dan kebersamaan dari semua pihak," jelasnya.
(Baca juga : Haedar Nashir: Untuk Bangkit, Pemerintah Harus Berani Buat Kebijakan Ekonomi yang Adil )
Lihat Juga :