Isu Afirmasi Syiah dan Ahmadiyah, Menag: Saya Tidak Pernah Mengatakan Itu

Minggu, 27 Desember 2020 - 14:33 WIB
Namun, terkait dengan persoalan Syiah dan Ahmadiyah ini, Gus Yaqut selaku Menag akan mendudukkan persoalan ini dengan semestinya. "Saya selaku menteri agama sebagai wakil pemerintah seakan mendudukkan persoalan ini pada tempat yang semestinya, pada prinsip-prinsip dasar yang kita semua sebagai warga negara ini pegang dan akui. Apa itu? Bahwa yang pertama adalah semua warga negara itu kedudukan yang sama di muka hukum. Dia mau Syiah, mau Ahmadiyah, mau NU, mau Muhammadiyah, mau siapa pun di depan hukum itu sama," kata Gus Yaqut.

Oleh karena itu, tegas Gus Yaqut, negara itu wajib melindungi mereka anggota-anggota organisasi ini sebagai warga negara. "Artinya apa? Jika berbeda keyakinan tidak boleh ada alasan kelompok yang merasa paling besar kemudian mempersekusi kelompok yang kecil. Ini sikap dasar yang akan pemerintah pegang, itu yang pertama," katanya. (Baca juga: Afirmasi Syiah dan Ahmadiyah Tak Tepat, Persis: Menag Jangan Buat Gaduh )

Yang kedua, kata Gus Yaqut, jika ada perbedaan pandangan, keyakinan, atau pendapat terkait dengan hal-hal keagamaan, harus diselesaikan dengan dialog. "Kementerian Agama, saya sebagai Menteri Agama siap untuk memberikan fasilitas mereka untuk berdialog, itu sikap dasar," katanya.

"Kemudian saya sampaikan dan Insya Allah, forum ini akan menjadi saksi dan sekaligus mengawal, bahwa saya akan pegang dua hal ini selama diberikan amanah sebagai Menteri Agama," kata Gus Yaqut.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!