Sinergi dan Kolaborasi Dinilai Jadi Kunci Mengembangkan UMKM

Rabu, 23 Desember 2020 - 19:30 WIB
Pemerintah sendiri di tahun 2020 telah memberikan alokasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui sejumlah program dan mendorong stimulus Kredit Usaha Rakyat (KUR) super mikro, tambahan subsidi bunga KUR dan realisasi penyaluran KUR mencapai Rp180,1 triliun.

"Saya berharap UMKM dapat bertahan dan keluar serta berekspansi ke depannya," ujar Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki memastikan bahwa target 10 juta UMKM go digital tahun ini sudah terjangkau, dengan jumlah UMKM yang telah terhubung ke platform digital telah mencapai 16 persen atau mencapai 10,25 juta.

"Tahun depan target 2 kali lipat. Kami akan prioritaskan pelatihan untuk go digital," lanjut Teten.

Dijelaskan Teten, pelaku UMKM mendominasi perekonomian di Indonesia dengan mengisi 99 persen populasi usaha, penyerapan tenaga kerja 97 persen dan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 60 persen.

Dengan kontribusi yang sangat signifikan tersebut, maka pemerintah melihat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi hanya dapat dilakukan jika UMKM dapat diselamatkan.

"UMKM di tengah krisis dari waktu ke waktu tampil menjadi dinamisator bagi ekonomi yang lesu. Sehingga kalau kita dorong belanja masyarakat yang saya rasa cukup besar market-nya, didorong untuk membeli produk UMKM, maka dengan daya beli yang terbatas sekarang masih bisa menggerakkan perputaran ekonomi nasional," kata Teten.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!