Punya Chemistry dengan Koalisi Jokowi, PAN Lebih Berpeluang Masuk Kabinet
Sabtu, 19 Desember 2020 - 14:05 WIB
"Kalau melihat target stabilitas, tidak menutup kemungkinan kader parpol oposisi akan mengisi kursi menteri dalam reshuffle ini," kata Fadhli kepada SINDOnews, Sabtu (19/12/2020).
(Baca juga: Ridwan Kamil Serang Mahfud MD, Adakah Kaitannya dengan Reshuffle Kabinet? ).
Analis politik asal UIN Jakarta itu berpendapat, sejumlah nama paling berpeluang masuk kabinet di antara kader parpol oposisi, bisa dari PAN atau Partai Demokrat.Kedua parpol ini terbilang lebih memiliki peluang ketimbang PKS yang sejak awal menyatakan sikap tegas sebagai parpol oposisi.
"Tetapi lebih besar peluang kader PAN masuk kabinet. Aku pikir PAN lebih memiliki chemistry cukup baik tidak hanya dengan Presiden Jokowi tetapi juga dengan parpol koalisi pemerintah," terangnya.
(Baca juga: Jika Jadi Mensos dan Kinerjanya Oke, Risma Membayangi Puan di Pilpres 2024 ).
Fadhli mengatakan, untuk membangun kabinet yang nyaman, tentu saja Presiden Jokowi harus berdialog dan berkomunikasi dengan ketua umum parpol sebagai orang yang merekomendasikan calon menteri.
(Baca juga: Ridwan Kamil Serang Mahfud MD, Adakah Kaitannya dengan Reshuffle Kabinet? ).
Analis politik asal UIN Jakarta itu berpendapat, sejumlah nama paling berpeluang masuk kabinet di antara kader parpol oposisi, bisa dari PAN atau Partai Demokrat.Kedua parpol ini terbilang lebih memiliki peluang ketimbang PKS yang sejak awal menyatakan sikap tegas sebagai parpol oposisi.
"Tetapi lebih besar peluang kader PAN masuk kabinet. Aku pikir PAN lebih memiliki chemistry cukup baik tidak hanya dengan Presiden Jokowi tetapi juga dengan parpol koalisi pemerintah," terangnya.
(Baca juga: Jika Jadi Mensos dan Kinerjanya Oke, Risma Membayangi Puan di Pilpres 2024 ).
Fadhli mengatakan, untuk membangun kabinet yang nyaman, tentu saja Presiden Jokowi harus berdialog dan berkomunikasi dengan ketua umum parpol sebagai orang yang merekomendasikan calon menteri.
Lihat Juga :