Kasus HRS dan 6 Anggota FPI, Amien Rais Dkk Keluarkan Penyataan Sikap

Kamis, 17 Desember 2020 - 15:19 WIB
Kemudian, sambung mantan Ketua Umum PAN itu, pihaknya meminta pemerintah agar jangan berat sebelah. Sebab, ia melihat bahwa semua ini digiring ke Beijing atau ke negara Tirai Bambu.

Bahkan, Pendiri Partai Ummat ini menyarankan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mundur. Namun jika tidak mau mundur, pihaknya meminta Jokowi melakukan rekonstruksi ulang guna memperbaiki segala kelemahan pemerintah. (Baca juga: Habib Rizieq Ditahan, Fadli Zon: Kini Terang Benderang Siapa yang Zalim )

"Masih banyak lagi, tetapi yang jelas saya menyarankan kalau mundur lebih bagus, tetapi kalau tidak mundur, tolong lakukan rekonstruksi ulang supaya kelemahan yang kita tunjukkan ini diakhiri, kalau masih mau membuka lembaran baru," ujarnya.

Kemudian, Abdullah Hehamahua menegaskan bahwa berdasarkan UUD 1945, Indonesia merupakan negara hukum dan bukan atas dasar negera kekuasaan. Menurutnya, ciri negara kekuasaan adalah negara pemimpinnya itu adalah penguasa, sementara negara hukum pemimpinnya itu negarawan.

"Jadi negara penguasa ya seperti Firaun yang akhirnya kemudian ditelan laut," kata Abdullah di kesempatan sama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!