ICJR: Hilangkan Stigma dan Diskriminasi Penderita HIV-AIDS

Selasa, 01 Desember 2020 - 18:56 WIB
(Baca juga: Hari AIDS Sedunia, Masyarakat Harus Berdiri dan Berbagi Tanggung Jawab ).

ICJR mengungkapkan, populasi kunci orang yang mengidap HIV-AIDS , antara lain, pengguna napza suntik, pekerja seks komersial dan pelanggannya, waria, pasangan seks sesama jenis, dan warga binaan lapas atau rutan. Erasmus menyatakan, kebijakan penanggulangan akan berhasil jika pemerintah dan masyarakat merangkul kelompok tersebut.

"Kebijakan overkriminalisasi membuat kelompok rentan, seperti pengguna narkotika, dikirim ke penjara. Ini menyebabkan jumlah populasi kunci HIV terus bertambah di tengah praktek pemenjaraan yang sarat pelanggaran HAM," jelasnya.

(Baca juga: Warga Diajak Wujudkan Nol Infeksi, Diskriminasi, dan Kematian Akibat HIV/AIDS ).

Dia mengungkapkan, pada tataran lokal, kebijakan daerah yang diskriminatif pada kelompok LGBT, pekerja seks, dan waria terus tumbuh. "Tak jarang, ide kriminalisasi mereka dijadikan komoditas politik," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!