ICJR: Hilangkan Stigma dan Diskriminasi Penderita HIV-AIDS

Selasa, 01 Desember 2020 - 18:56 WIB
loading...
ICJR: Hilangkan Stigma...
Aksi Peringatan Hari AIDS Sedunia. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia . Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menyatakan HIV-AIDS ini isu bersama. Bukan isu yang selalu dikaitkan dengan kelompok terpinggirkan dalam masyarakat.

Masalahnya, orang mengidap AIDS biasanya mendapatkan stigma negatif dan kerap dijauhi dari pergaulan sekitarnya. Direktur Eksekutif ICJR Erasmus Napitupulu mengatakan, menghilangkan stigma dan diskriminasi merupakan cara efektif untuk menangani HIV-AIDS di Indonesia.

"Hal ini hanya dapat dilakukan dengan menghapus ataupun mencegah usulan kebijakan yang bersifat diskriminatif pada populasi HIV -AIDS," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (1/12/2020).

Berdasarkan data UNAIDS pada tahun 2018, ada 640.000 orang hidup dengan HIV (ODHIV). Hanya 51 persen ODHIV yang mengetahui statusnya itu dan 17 memperoleh akses layanan kesehatan.

Jumlah yang lebih buruk terjadi pada ibu hamil. Hanya 15 persen yang mengakses layanan kesehatan untuk pencegahan transmisi HIV ke anak.

"Hanya 11,37 persen laki-laki dan perempuan usia 15-24 tahun menyadari cara yang tepat untuk mencegah transmisi HIV. Pengetahuan tentang penanggulangan HIV dapat dikatakan belum maksimal," tutur Erasmus.

(Baca juga: Hari AIDS Sedunia, Masyarakat Harus Berdiri dan Berbagi Tanggung Jawab ).

ICJR mengungkapkan, populasi kunci orang yang mengidap HIV-AIDS , antara lain, pengguna napza suntik, pekerja seks komersial dan pelanggannya, waria, pasangan seks sesama jenis, dan warga binaan lapas atau rutan. Erasmus menyatakan, kebijakan penanggulangan akan berhasil jika pemerintah dan masyarakat merangkul kelompok tersebut.

"Kebijakan overkriminalisasi membuat kelompok rentan, seperti pengguna narkotika, dikirim ke penjara. Ini menyebabkan jumlah populasi kunci HIV terus bertambah di tengah praktek pemenjaraan yang sarat pelanggaran HAM," jelasnya.

(Baca juga: Warga Diajak Wujudkan Nol Infeksi, Diskriminasi, dan Kematian Akibat HIV/AIDS ).

Dia mengungkapkan, pada tataran lokal, kebijakan daerah yang diskriminatif pada kelompok LGBT, pekerja seks, dan waria terus tumbuh. "Tak jarang, ide kriminalisasi mereka dijadikan komoditas politik," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribka Tjiptaning Soroti...
Ribka Tjiptaning Soroti Tindakan Diskriminatif kepada Penyintas HIV/AIDS
ICJR Bersama Sukatani:...
ICJR Bersama Sukatani: Lagu Bayar Bayar Bayar Bukan Tindak Pidana dan Tak Bisa Dilarang
Transparansi dan Akuntabilitas...
Transparansi dan Akuntabilitas Pemberian Amnesti Massal Bukan Hanya soal Publikasi Data
ICJR Minta Proses Pemberian...
ICJR Minta Proses Pemberian Amnesti 44.000 Narapidana secara Akuntabel dan Transparan
Tertinggi di Asia Tenggara,...
Tertinggi di Asia Tenggara, Jubir Milenial PKB Desak Pemerintah Serius Atasi HIV/AIDS
Wakil Ketua MPR Mengajak...
Wakil Ketua MPR Mengajak Semua Pihak untuk Berperan dalam Mencegah HIV/AIDS
Peringati Hari AIDS...
Peringati Hari AIDS Sedunia 2025, PPHA Ajak Masyarakat Lebih Pahami HIV AIDS
Gelar Pengabdian Masyarakat,...
Gelar Pengabdian Masyarakat, UI Edukasi Masyarakat Tak Diskriminasi Anak ADHA
Wanita 85 Tahun Ini...
Wanita 85 Tahun Ini Kaget Didiagnosis HIV karena Tak Berhubungan Seks sejak 20 Tahun Lalu
Rekomendasi
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved