HUT ke-49 Korpri, Presiden Jokowi Minta ASN Ubah Pola Pikir

Minggu, 29 November 2020 - 11:36 WIB
"Dari channel normal ke channel ekstra normal. Dari cara-cara biasa menjadi cara-cara luar biasa, dari prosedur panjang dan berbelit menjadi smart shortcut yang cerdas dan sigap. Cara baru tersebut harus memanfaatkan teknologi, terutama teknologi digital," kata Jokowi.

Lebih lanjut, mantan Wali Kota Solo itu berpesan agar ASN dapat mempercepat transformasi digital. Abdi negara juga diminta lebih adaptif, terampil dengan mengedepankan inovasi dan kreativitas. "Selain itu, reformasi struktural sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi, regulasi yang rumit dan menghambat kreativitas kerja harus dipangkas dan disederhanakan," kata Jokowi. (Baca juga: Begini Skema Perubahan Gaji PNS ke Depan )

"Kelembagaan pemerintahan yang gemuk tumpang tindih dan tidak efisien harus segera diintegrasikan. Jenjang eselonisasi yang panjang harus dipangkas untuk mempercepat pengambilan keputusan. SOP yang panjang dan kaku harus diringkas dan fleksibel dan berorientasi pada hasil," katanya.

Namun demikian, Jokowi mengingatkan konsekuensi dari reformasi struktural ini yakni kompetensi sumber daya manusia (SDM) ASN harus menyesuaikan. Ia juga meminta mindset atau pola pikir abdi negara harus berorientasi pada hasil serta adaptif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Memberikan kesempatan kepada yang trampil dan ahli walaupun masih junior untuk tampil didepan serta berpikir kreatif dan inovatif untuk memecahkan masalah dan memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!