Mutasi COVID-19 Lebih Gahar untuk Menular, Guru Besar FK Unpad Sebut Mitos

Senin, 16 November 2020 - 14:14 WIB
Meskipun, kata Cissy, ada beberapa relawan yang mengalami efek dari vaksin namun hanya ringan dan tidak sampai sakit berat. “Ada beberapa yang mengalami efek simpang rapi ringan, kemudian info-info atau berita-berita mengenai adanya yang meninggal, ada yang sakit berat, ada yang sakit punggung dan lain itu ternyata tidak terbukti dalam uji itu,” jelasnya.

Efek samping itu, justru bukan dari vaksin yang sedang diuji tapi dari plasebo yang diberikan ke relawan. “Waktu dilakukan penelitian, banyak yang ternyata itu adalah yang dapat plasebo justru ya. Dan juga ternyata kejadiannya tidak berhubungan sama sekali dengan vaksinasi.”

Hal-hal seperti ini, tambah Cissy, harus diinformasikan kepada masyarakat agar menjadi tenang sehingga tidak terjadi disinformasi. (Baca juga: Masih Ada 30% Masyarakat Ragu-ragu Diberikan Vaksin COVID-19)

“Pertama memang sosialisasi itu harus berlomba-lomba dengan mitos-mitos, dengan apa info-info yang kurang tepat, kurang benar, mengenai katanya efek samping, mengenai berbagai yang sementara teori mungkin bisa terjadi. Dan itu yang harus diinformasikan oleh media media, oleh pemerintah ke masyarakat, sehingga masyarakat kemudian tenang,” terangnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!